JAKARTA, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan bahwa manajemen SKK Migas baru saja menerima kunjungan Gubernur Aceh bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dan rombongan dalam rangka membahas persiapan Final Investment Decision (FID) Proyek Pengembangan Lapangan Gas Tangkulo di Wilayah Kerja (WK) Andaman yang dikelola oleh Mubadala Energy.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, SKK Migas, dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) guna mempercepat realisasi proyek gas strategis yang digadang-gadang menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional di masa mendatang.
Menurut Djoko Siswanto, Pemerintah Provinsi Aceh bersama masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Lapangan Gas Tangkulo yang berada di Blok Andaman.
“Alhamdulillah, manajemen SKK Migas baru saja selesai menerima kunjungan Gubernur dan Sekda Aceh beserta rombongan dalam rangka persiapan FID Proyek Pengembangan Lapangan Gas Tangkulo, Blok Andaman, KKKS Mubadala Energy,” ujar Djoko Siswanto.
Ia menjelaskan, pada prinsipnya Gubernur Aceh dan seluruh masyarakat Aceh sangat mendukung pengembangan proyek tersebut karena dinilai memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan pendapatan negara dan daerah.
“Proyek besar Lapangan Gas Tangkulo WK Andaman ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Aceh dan Indonesia,” tambahnya.
Lapangan Gas Tangkulo merupakan bagian dari potensi besar migas yang ditemukan di kawasan Andaman, Aceh. Pengembangan proyek ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen gas alam di kawasan Asia Tenggara sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional melalui pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang lebih ramah lingkungan.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat, proses menuju Final Investment Decision (FID) diharapkan dapat berjalan lancar sehingga proyek dapat segera memasuki tahap pengembangan dan produksi.