• Jumat, 16 Oktober 2026

Saleh Daulay Minta TVRI dan RRI Pastikan Semua Warga Bisa Saksikan Piala Dunia 2026

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 10 Juni 2026 | 13:35 WIB
Saleh Daulay Minta TVRI dan RRI Pastikan Semua Warga Bisa Saksikan Piala Dunia 2026
Saleh Daulay Minta TVRI dan RRI Pastikan Semua Warga Bisa Saksikan Piala Dunia 2026

JAKARTA, MAHATVA.ID – Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mendorong TVRI, RRI, dan LKBN Antara mengambil peran lebih strategis agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 tanpa terkecuali.

Menurut Saleh, akses siaran Piala Dunia harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di daerah terpencil serta penyandang disabilitas netra yang membutuhkan layanan informasi yang mudah diakses.

Ia menegaskan bahwa TVRI sebagai pemegang hak siar memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kualitas siaran dapat diterima dengan baik di seluruh wilayah Indonesia. Komisi VII DPR RI, kata Saleh, juga telah meminta percepatan perbaikan layanan di sejumlah daerah yang masih mengalami kendala penerimaan sinyal, khususnya kawasan Indonesia timur.

“Kalau di tempat-tempat yang channel-channel TVRI-nya belum bersih itu kita sebetulnya sudah kasih kesempatan kepada TVRI untuk membersihkannya, untuk mengatur dan memperbaiki,” ujar Saleh saat ditemui Parlementaria di Cimahi.

Politisi Fraksi PAN tersebut berharap TVRI dapat memperluas jangkauan siaran melalui kerja sama dengan jaringan penyiaran yang telah tersedia di berbagai daerah.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi agar masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses televisi tetap dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026.

“Diharapkan bekerja sama dengan saluran-saluran yang sudah tersedia. Mungkin dia sewalah atau apalah itu, kita sudah minta,” katanya.

Selain TVRI, Saleh juga menilai RRI memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi pertandingan kepada masyarakat yang tidak dapat menikmati siaran visual.

Menurutnya, siaran radio masih menjadi media yang efektif bagi warga di daerah terpencil maupun penyandang disabilitas netra untuk mengikuti perkembangan pertandingan secara langsung.

“RRI ini sangat diharapkan untuk membantu masyarakat kita untuk mengikuti siaran Piala Dunia. Bagi mereka yang tidak bisa melihat atau yang kekurangan penglihatan dan lain sebagainya, mereka kan tetap butuh mengetahui perkembangan apa yang terjadi dalam konteks olahraga ini,” jelasnya.

Saleh menambahkan, kolaborasi antara TVRI, RRI, dan LKBN Antara sangat penting untuk memastikan akses informasi selama penyelenggaraan Piala Dunia dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia secara merata.

Dengan sinergi tersebut, ia berharap tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati euforia pesta sepak bola terbesar di dunia.

“Dengan begitu semua orang di Indonesia tidak ada yang ketinggalan. Semua orang di Indonesia boleh untuk bergembira,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan untuk pertama kalinya digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X