• Kamis, 15 Oktober 2026

Dedi Mulyadi Siapkan Rp9 Miliar untuk Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor, Kawasan Budaya Akan Ditata Menyeluruh

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 2 Juni 2026 | 15:39 WIB
Dedi Mulyadi Siapkan Rp9 Miliar untuk Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor, Kawasan Budaya Akan Ditata Menyeluruh
Dedi Mulyadi Siapkan Rp9 Miliar untuk Revitalisasi Museum Pajajaran Bogor, Kawasan Budaya Akan Ditata Menyeluruh

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp9 miliar untuk merevitalisasi Museum Pajajaran di Kota Bogor. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Sunda sekaligus penataan kawasan seni dan budaya yang memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan revitalisasi Museum Pajajaran merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kota Bogor dan melibatkan berbagai komunitas budaya dari seluruh daerah di Jawa Barat.

Menurut Dedi, revitalisasi museum tidak hanya berfokus pada bangunan utama, tetapi juga mencakup penataan kawasan di sekitarnya agar menjadi ruang publik budaya yang lebih representatif, nyaman, dan menarik bagi masyarakat.

“Sebagai tindak lanjut ada penataan jalan, trotoar, lampu serta tamannya, agar Pak Wali Kota fokus penataan kelurahan-kelurahan. Nanti namanya Palataran Binokasih,” ujar Dedi Mulyadi.

Koridor Budaya Hingga Lawang Suryakencana

Dedi menjelaskan, penataan lanjutan akan mencakup pembangunan koridor budaya yang menghubungkan kawasan Museum Pajajaran hingga kawasan Lawang Suryakencana.

Koridor tersebut akan mengikuti jalur yang sebelumnya dilalui dalam Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Berbagai fasilitas pendukung seperti jalan, trotoar, penerangan jalan umum, taman kota, hingga elemen estetika kawasan akan diperbaiki secara bertahap.

Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan budaya yang tertata, ramah bagi pejalan kaki, serta memperkuat identitas Kota Bogor sebagai salah satu pusat kebudayaan Sunda di Jawa Barat.

Selain itu, keberadaan koridor budaya juga diproyeksikan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Museum Pajajaran Jadi Pusat Edukasi Budaya Sunda

Revitalisasi Museum Pajajaran juga diarahkan untuk memperkuat fungsi museum sebagai pusat edukasi sejarah dan pelestarian budaya Sunda.

Museum tersebut nantinya diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang lebih modern dan interaktif bagi generasi muda dalam mengenal sejarah, tradisi, serta nilai-nilai budaya Sunda yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Jawa Barat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai penguatan fungsi museum menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Wali Kota Bogor Apresiasi Dukungan Pemprov Jabar

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pelestarian budaya Sunda melalui program revitalisasi Museum Pajajaran dan penataan kawasan budaya di Kota Bogor.

Menurutnya, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali semangat kebudayaan Sunda sekaligus memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

“Gubernur telah membawa Mahkota Binokasih mulai dari Sumedang hingga ke Kota Bogor hari ini,” kata Dedie.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X