• Jumat, 16 Oktober 2026

SKK Migas Laporkan Keberhasilan Well Intervention Sumur AKP-002 Jatibarang, Produksi Minyak Tembus 2.546 BOPD

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 31 Mei 2026 | 22:08 WIB
SKK Migas Laporkan Keberhasilan Well Intervention Sumur AKP-002 Jatibarang, Produksi Minyak Tembus 2.546 BOPD
SKK Migas Laporkan Keberhasilan Well Intervention Sumur AKP-002 Jatibarang, Produksi Minyak Tembus 2.546 BOPD


JAKARTA, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melaporkan keberhasilan kegiatan well intervention pada Sumur AKP-002 di Lapangan Akasia Prima, Pertamina EP Zona 7 Region 2 Asset 3, yang berlokasi di Field Jatibarang, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu capaian positif dalam upaya peningkatan produksi minyak nasional melalui optimalisasi sumur-sumur eksisting yang dilakukan oleh Pertamina EP bersama SKK Migas.

Menurut Djoko Siswanto, pekerjaan well intervention dimulai pada 11 Mei 2026 menggunakan Rig 550 HP. Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan re-perforasi lapisan GL pada interval 2340–2346 meter MD, perforasi lapisan CGL pada interval 2334,5–2340 meter MD, serta pekerjaan CTU Solvent dan unload job menggunakan nitrogen (N2).

Pada 28 Mei 2026, rig dinyatakan selesai bekerja (release) dan dilanjutkan dengan uji produksi sumur.

“Hasilnya sangat menggembirakan. Laju alir akhir mencapai 2.546 barel minyak per hari (BOPD) secara natural flow atau tanpa bantuan pengangkatan buatan. Angka ini hampir tiga kali lipat dari target awal yang ditetapkan sebesar 896 BOPD,” ujar Djoko Siswanto dalam laporannya.

Tak hanya berhasil melampaui target produksi, sumur AKP-002 juga langsung dapat diproduksikan atau Put On Production (POP) setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.

Secara operasional, pekerjaan sumur tersebut dikerjakan menggunakan Rig ADI#12 dengan total durasi pekerjaan selama 17 hari.

Djoko Siswanto berharap keberhasilan ini menjadi awal yang baik bagi rangkaian kegiatan pengeboran dan workover yang masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2026.

Selain keberhasilan AKP-002, SKK Migas dan KKKS masih memiliki sejumlah target besar yang akan dikejar hingga Desember 2026, di antaranya:

  • Pengeboran 34 sumur eksplorasi dengan harapan menemukan cadangan minyak dan gas baru, terutama di wilayah lepas pantai Kalimantan Timur dan Papua.
  • Pengeboran 617 sumur pengembangan dengan target rata-rata produksi 100 hingga 200 BOPD per sumur.
  • Pelaksanaan 564 kegiatan workover dengan target tambahan produksi rata-rata 20 BOPD per sumur.
  • Sebanyak 25.265 kegiatan perawatan sumur yang ditargetkan mampu menambah produksi rata-rata 10 BOPD per sumur.

Program-program tersebut diharapkan mampu menahan laju penurunan produksi yang terjadi di sejumlah lapangan besar nasional, termasuk Banyu Urip dan Rokan, yang menghadapi tantangan berupa unplanned shutdown dan penurunan performa reservoir.

Djoko Siswanto juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terus mendorong peningkatan produksi migas nasional.

“Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh kegiatan pengeboran, workover, dan perawatan sumur berikutnya dapat menghasilkan capaian yang lebih besar dari target yang telah ditetapkan,” katanya.

Keberhasilan Sumur AKP-002 menjadi bukti bahwa optimalisasi lapangan eksisting masih memiliki potensi besar dalam mendukung target produksi minyak nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X