• Sabtu, 17 Oktober 2026

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Barat dan Timur

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 26 Mei 2026 | 01:23 WIB
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Barat dan Timur
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Barat dan Timur

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor terus mematangkan rencana pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor.

Hal tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi dan diskusi terkait progres pembangunan sepanjang tahun 2025 serta rencana kerja 2026 hingga 2027 yang digelar pada Senin (25/05/2026).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pembiayaan dan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

“Program pembangunan tersebut merupakan aspirasi dan kehendak masyarakat yang diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Untuk wilayah timur Kabupaten Bogor, pemerintah akan fokus menuntaskan proses land clearing atau pembersihan lahan pusat pertumbuhan ekonomi baru pada tahun 2026.

Selain itu, pembangunan jalan penghubung dari Transyogi menuju Desa Sukaresmi juga akan diselesaikan setelah mendapatkan persetujuan anggaran dari DPRD Kabupaten Bogor.

Wilayah Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, nantinya direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Kabupaten Bogor.

Sementara untuk wilayah barat, Pemkab Bogor akan menjalankan sejumlah program strategis yang terintegrasi dengan program pemerintah pusat.

Salah satu proyek utama yakni pembangunan Sports Center Rancabungur yang diproyeksikan menjadi gerbang utama pengembangan wilayah barat Kabupaten Bogor.

Selain itu, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) dijadwalkan memasuki tahap groundbreaking pada Juni 2026 mendatang.

Pemkab Bogor juga akan menuntaskan pembangunan sejumlah ruas jalan strategis di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

Rudy Susmanto menegaskan program pembangunan tersebut bukan bagian dari pemekaran wilayah.

Menurutnya, Pemkab Bogor masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait moratorium pemekaran daerah.

“Karena itu, konsep yang diusung adalah pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat dan wilayah timur sebagai upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ungkap Rudy.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X