• Jumat, 16 Oktober 2026

Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Lebih Kuat dari Kata-Kata

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 8 Mei 2026 | 22:02 WIB
Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Lebih Kuat dari Kata-Kata
Bima Arya Apresiasi APFI 2026: Foto Lebih Kuat dari Kata-Kata


BOGOR, MAHATVA.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan APFI Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026 yang digelar di Kabupaten Bogor.

Menurut Bima Arya, karya pewarta foto memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan pesan kemanusiaan kepada masyarakat. Ia menilai sebuah foto tidak hanya menjadi pelengkap berita, tetapi mampu menghadirkan makna mendalam yang terkadang sulit dijelaskan melalui kata-kata.

“Pewarta foto itu bukan hanya menyampaikan pesan. Foto bisa menyampaikan ribuan makna. Saya sering memperhatikan sebuah foto untuk mengartikan pesan yang ada di dalamnya,” kata Bima Arya.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga menyinggung salah satu foto legendaris perjuangan nasional milik Bung Tomo yang hingga kini masih menjadi bahan diskusi publik.

Menurutnya, terdapat berbagai versi mengenai proses pengambilan foto tersebut, bahkan masih memunculkan perdebatan sampai saat ini.

“Foto Bung Tomo misalnya, banyak versi yang menyebut momen itu diambil dari studio dan sampai sekarang masih menjadi perdebatan,” ujarnya.

Bima Arya menegaskan bahwa kekuatan utama foto jurnalistik terletak pada kemampuannya menghadirkan emosi dan pesan kemanusiaan secara kuat kepada publik.

Ia menilai pewarta foto memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai peristiwa sosial, kemanusiaan, hingga sejarah bangsa.

“Maka dari itu saya sangat mengapresiasi kegiatan APFI 2026,” pungkasnya.

Ajang APFI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi para pewarta foto Indonesia, tetapi juga mampu melahirkan karya-karya jurnalistik visual yang semakin berkualitas, humanis, dan bermakna bagi masyarakat luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X