• Minggu, 18 Oktober 2026

Mercy Barends Tekankan SDM Unggul Hadapi Blok Masela: "Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri"

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 7 Mei 2026 | 18:12 WIB
Mercy Barends Tekankan SDM Unggul Hadapi Blok Masela: "Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri"
Mercy Barends Tekankan SDM Unggul Hadapi Blok Masela: "Jangan Jadi Penonton di Tanah Sendiri"

MAHATVA.ID -Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Chriesty Barends, mengingatkan pentingnya penyiapan sumber daya manusia (SDM) lokal menghadapi proyek strategis Blok Masela saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (7/5/2026).


Kegiatan bertema "Penyiapan SDM Maluku untuk Membentuk Generasi Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045" itu berlangsung di Aula Kantor Klasis Tanimbar Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut pelajar SMA, mahasiswa Universitas Lelemuku Saumlaki, serta para guru.


Dalam forum itu, Mercy menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi masyarakat Tanimbar seiring masuknya investasi energi berskala nasional melalui proyek Blok Masela.

Ia menaruh perhatian serius pada kesiapan SDM lokal agar masyarakat tidak tersingkir di daerah sendiri.


"Tanimbar akan menghadapi misi besar dengan hadirnya Blok Masela. Kalau SDM kita tidak siap, kita hanya jadi penonton di tanah sendiri," tegas Mercy.

Menurutnya, pembangunan SDM tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga menyangkut ketahanan nilai dan karakter kebangsaan. Karena itu, Empat Pilar dinilai penting sebagai fondasi menghadapi arus perubahan sosial dan ekonomi.

“Empat Pilar ini fondasi agar kita tidak tercerabut dari akar budaya saat investasi masuk,” ujarnya.

Mercy menekankan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi filter moral dan sosial bagi generasi muda Tanimbar di tengah derasnya pengaruh luar yang dipicu investasi besar.

“Blok Masela akan membawa perubahan besar. Karena itu, generasi muda Tanimbar harus berpegang pada Empat Pilar agar tetap kuat, bersatu, dan tidak kehilangan jati diri di tanah sendiri,” ujar Mercy Chriesty Barends.

Sorotan terhadap kesiapan generasi muda juga muncul dalam sesi dialog. Mahasiswa Unlesa, Yomima Makdalena Rahael, mempertanyakan strategi konkret agar anak muda Tanimbar mampu bersaing dalam proyek Blok Masela.

Menjawab hal itu, Mercy menggarisbawahi pentingnya kompetensi dan karakter sebagai syarat utama memasuki dunia kerja yang kompetitif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X