• Senin, 19 Oktober 2026

Lapas Terbuka Kendal “Gaspol” Dukung Ketahanan Pangan, Warga Binaan Dilatih Produktif Pertanian

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 26 April 2026 | 23:18 WIB
Lapas Terbuka Kendal “Gaspol” Dukung Ketahanan Pangan, Warga Binaan Dilatih Produktif Pertanian
Lapas Terbuka Kendal “Gaspol” Dukung Ketahanan Pangan, Warga Binaan Dilatih Produktif Pertanian

Kendal, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Kendal menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menjelang hari libur, jajaran petugas bersama warga binaan terus berupaya mengoptimalkan berbagai pelatihan sektor kemandirian berbasis pertanian.

Sejak pagi hari, aktivitas telah dimulai di area lahan pelatihan. Perbaikan dan normalisasi saluran irigasi menjadi fokus utama guna memastikan distribusi udara berjalan optimal ke seluruh area tanam.

Langkah ini dinilai penting dalam menjaga produktivitas pertanian, terutama saat musim hujan. Dengan saluran air yang tertata, lahan yang sebelumnya tergenang dapat kembali produktif.

Selain itu, kondisi tanah menjadi lebih stabil, dengan tingkat keasaman (pH) yang lebih seimbang sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Di sisi lain, pengolahan lahan juga terus dikebut. Area yang sebelumnya belum produktif kini mulai diolah secara bertahap untuk ditanami berbagai komoditas unggulan.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi warga binaan dalam bidang pertanian berkelanjutan.

Melalui pemanfaatan alat seperti traktor, warga binaan juga melatih keterampilan teknis, termasuk mengoperasikan alat pertanian, sehingga dapat meningkatkan produktivitas sekaligus bekal kemandirian setelah masa pelatihan.

Selain pengolahan lahan, aspek kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Penataan kawasan pertanian dilakukan secara rutin guna menciptakan lingkungan yang rapi, sehat, dan produktif.

Hal ini sejalan dengan konsep pelatihan di Lapas Terbuka yang menekankan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja.

Kepala Lapas Terbuka Kendal menegaskan bahwa upaya membangun kemandirian tidak mengenal waktu.

“Tidak ada kata libur dalam upaya membangun kemandirian. Setiap hari adalah kesempatan untuk bergerak, memperbaiki, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” tegasnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Lapas Terbuka Kendal terus bertransformasi menjadi pusat pelatihan berbasis produktivitas.

Program ketahanan pangan tidak hanya dimaknai sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun kembali kehidupan warga binaan agar lebih mandiri dan berdaya saing.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja berkelanjutan, Lapas Terbuka Kendal membuktikan bahwa perubahan nyata lahir dari konsistensi dan kerja keras yang dilakukan setiap hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X