• Senin, 19 Oktober 2026

Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar Desk Statistik Sektoral 2026, Perkuat Tata Kelola Data Terintegrasi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 24 April 2026 | 13:35 WIB
Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar Desk Statistik Sektoral 2026, Perkuat Tata Kelola Data Terintegrasi
Diskominfo Kabupaten Bogor Gelar Desk Statistik Sektoral 2026, Perkuat Tata Kelola Data Terintegrasi

Bogor, MAHATVA.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Desk Inventarisasi Kegiatan Statistik Sektoral Tahun 2026 di Ruang Rapat Tirto Adhi Soerjo, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data sektoral yang terintegrasi, akurat, dan berkualitas.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor dan dihadiri oleh perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, yakni Edvin Nur Febrianto dan Sinta Marlia Dewi selaku Ahli Statistik Muda. Selain itu, turut hadir para pengelola data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Mewakili Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Bogor, Ananto Prasetyo, menegaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral memiliki peran krusial dalam mendukung siklus pembangunan daerah, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

“Data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi landasan utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan.Diskominfo sebagai wali data daerah memiliki peran strategis untuk memastikan data statistik sektoral tersaji dengan baik, mudah diakses, dan dipahami masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta memetakan seluruh kegiatan statistik sektoral yang dilaksanakan oleh perangkat daerah. Dengan demikian, kualitas perencanaan dan pelaksanaan statistik dapat meningkat, sekaligus menghindari duplikasi program.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mewujudkan keterpaduan serta interoperabilitas data sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia , sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ananto menambahkan, tantangan pengelolaan data ke depan akan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan akan data yang cepat serta akurat. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta optimalisasi pemanfaatan informasi teknologi.

Melalui forum ini, Diskominfo Kabupaten Bogor mendorong penguatan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah guna menghasilkan data statistik sektoral yang komprehensif dan berkualitas.

“Partisipasi aktif seluruh peserta sangat diharapkan agar mampu menghasilkan data yang akurat dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih baik berbasis data,” imbuhnya.

Diskominfo Kabupaten Bogor juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X