• Senin, 19 Oktober 2026

“Mencintai Tak Dicintai”, Single Baru Cantika Hadirkan Dangdut Klasik dengan Sentuhan Modern

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 22 April 2026 | 08:36 WIB
“Mencintai Tak Dicintai”, Single Baru Cantika Hadirkan Dangdut Klasik dengan Sentuhan Modern
“Mencintai Tak Dicintai”, Single Baru Cantika Hadirkan Dangdut Klasik dengan Sentuhan Modern

MAHATVA.ID - Single terbaru berjudul Mencintai Tak Dicintai dari Cantika hadir dengan konsep musik yang kuat dan dekat dengan realita kehidupan banyak orang, khususnya soal cinta tak berbalas.

Mengusung warna dangdut klasik, Cantika menghadirkan ciri khas vokal dengan cengkok yang emosional, dipadukan dengan alunan seruling yang syahdu serta hentakan tabla yang dinamis. Tidak-tidaknya ini membangun nuansa musik yang mendalam sekaligus autentik.

Menariknya, aransemen lagu ini tidak berhenti pada pendekatan tradisional. Sentuhan modern disisipkan secara halus, menciptakan harmoni yang terasa segar dan relevan bagi generasi muda. Perpaduan ini menghasilkan karakter musik yang bisa disebut old soul but still fresh —klasik namun tetap kekinian.

Lebih dari sekedar karya musik, lagu ini juga menjadi langkah berani Cantika untuk tampil berbeda di tengah tren dangdut remix yang saat ini mendominasi industri. Ia memilih jalur emosional dengan pendekatan yang lebih romantis dan menyentuh.

"Aku ingin lagu ini bisa jadi teman untuk mereka yang lagi ngerasain cinta yang nggak berbalas. Kadang kita hanya butuh lagu yang ngeti perasaan kita," ungkap Cantika.

Pesan sederhana namun jujur ​​tersebut menjadi kekuatan utama lagu ini. “Mencintai Tak Dicintai” tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi pendengarnya—bahwa tidak semua cinta harus memiliki.

Dengan konsep musik yang matang dan pesan yang kuat, Cantika berharap single ini dapat diterima secara luas oleh penikmat musik Indonesia lintas generasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X