Bandung, MAHATVA.ID — Peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung yang berlangsung meriah pada Senin kemarin tak hanya diwarnai kemegahan seremoni. Dalam rapat paripurna yang digelar, terselip pesan mendalam dari Venny Noveny yang menjadi sorotan utama.
Sebagai anggota DPRD, Venny menilai peringatan hari jadi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjuangan para pendiri daerah sekaligus titik awal untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Yang kita rasakan saat ini adalah buah perjuangan generasi terdahulu. Tugas kita bukan hanya merayakan, tetapi melanjutkan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya.
Di tengah dominasi laki-laki dalam dunia politik, Venny menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh keberpihakan kepada rakyat dan konsistensi dalam memperjuangkan kesejahteraan.
Dari daerah pemilihannya yang meliputi Bojongsoang, Cileunyi, Cimenyan, dan Cilengkrang, ia dikenal aktif turun langsung menyerap aspirasi warga. Tidak hanya mendengar, Venny juga berupaya memastikan setiap masukan dapat diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung.
“Menjadi wakil rakyat berarti kehadiran kita harus dirasakan manfaatnya. Aspirasi warga tidak boleh berhenti sebagai catatan, tapi harus ditindaklanjuti,” tegasnya.
Selain fungsi legislasi, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Menurutnya, transparansi dan keberpihakan pada rakyat merupakan kunci membangun kepercayaan publik.
“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari angka di atas kertas, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Memasuki usia ke-385, Kabupaten Bandung dihadapkan pada berbagai tantangan pembangunan. Dalam konteks ini, Venny menilai peran perempuan sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Harapan saya sederhana, apa yang kita kerjakan hari ini harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan kelak menjadi bagian dari perjalanan kemajuan daerah,” pungkasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung pun menjadi lebih bermakna, tidak hanya sebagai ajang mengenang sejarah, tetapi juga momentum memperkuat komitmen seluruh elemen untuk bekerja nyata demi masa depan daerah yang lebih baik.