• Senin, 19 Oktober 2026

Iran Buka Kembali Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata Israel-Lebanon

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 18 April 2026 | 19:33 WIB
Iran Buka Kembali Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata Israel-Lebanon
Iran Buka Kembali Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata Israel-Lebanon

Jakarta, MAHATVA.ID – Iran resmi membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz pada Jumat (17/4/2026), menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa jalur tersebut kini dapat dilalui oleh seluruh kapal komersial selama masa gencatan senjata berlangsung.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi,” tulis Araghchi melalui platform X, dikutip dari CNN.

Pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi kabar penting bagi stabilitas energi global. Jalur ini dikenal sebagai salah satu titik vital perdagangan minyak dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan energi global melintasi kawasan tersebut.

Sebelumnya, ketegangan di kawasan Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran terhadap terganggunya distribusi minyak dan gas, yang berdampak pada fluktuasi harga energi dunia.

Langkah Iran ini dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon.

Gencatan senjata tersebut diharapkan mampu meredakan ketegangan kawasan sekaligus membuka ruang bagi proses diplomasi lanjutan.

Meski jalur pelayaran telah dibuka, situasi di kawasan Timur Tengah masih dinilai dinamis. Para pengamat menilai keberlanjutan gencatan senjata akan sangat menentukan stabilitas keamanan dan ekonomi global dalam waktu dekat.

Pembukaan Selat Hormuz setidaknya memberikan sinyal positif bagi pasar energi serta pelaku perdagangan internasional yang sebelumnya terdampak ketidakpastian geopolitik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X