• Senin, 19 Oktober 2026

PT Petrosea Tbk (PTRO) Ekspansi ke Migas Lepas Pantai, Kinerja Moncer dan Peluang Saham Terbuka

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 13 April 2026 | 13:57 WIB
PT Petrosea Tbk (PTRO) Ekspansi ke Migas Lepas Pantai, Kinerja Moncer dan Peluang Saham Terbuka
PT Petrosea Tbk (PTRO) Ekspansi ke Migas Lepas Pantai, Kinerja Moncer dan Peluang Saham Terbuka

Jakarta, MAHATVA.ID — PT Petrosea Tbk (PTRO) memasuki fase baru dalam transformasi bisnisnya setelah merampungkan sejumlah aksi korporasi strategis yang mengubah arah operasional perusahaan. Di tengah penguatan kinerja keuangan, perusahaan kini mulai merambah sektor migas lepas pantai sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

Langkah ini berawal dari akuisisi tiga entitas, yakni Hafar, HBS, dan Scan-Bilt, yang menjadi fondasi pembentukan lini usaha engineering, procurement, construction, and installation (EPCI) migas lepas pantai. Ekspansi ini menjadi pintu masuk PTRO ke segmen industri energi di luar bisnis inti jasa pertambangan.

Direktur PTRO, Kartika Hendrawan, menyebut pembentukan lini EPCI sebagai langkah awal dalam memperluas portofolio usaha ke sektor migas. Transformasi ini menandai pergeseran strategi perusahaan menuju model bisnis yang lebih terdiversifikasi dan tidak lagi bergantung pada satu sektor utama.

Arah strategis tersebut selaras dengan keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025, di mana diversifikasi usaha ditetapkan sebagai pilar utama untuk menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah dinamika industri.

Dari sisi kinerja, PTRO mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Pendapatan perusahaan mencapai USD886,46 juta atau sekitar Rp14,8 triliun, meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar USD28,81 juta atau sekitar Rp483,3 miliar, melonjak 197 persen secara tahunan.

Kinerja ini ditopang oleh peningkatan aktivitas proyek pertambangan yang masih menjadi kontributor utama. Namun ke depan, struktur pendapatan berpotensi berubah seiring kontribusi dari lini bisnis EPCI migas yang mulai berkembang.

Selain itu, RUPST juga menyetujui laporan tahunan serta memberikan acquit et de charge kepada Direksi dan Dewan Komisaris, sebagai bentuk persetujuan atas kinerja dan tata kelola perusahaan selama 2025.

Di pasar saham, PTRO menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan 2,38 persen ke level 5.375, didukung peningkatan volume transaksi. Hal ini mencerminkan minat investor yang masih terjaga di tengah fase transisi bisnis perusahaan.

Secara teknikal, saham PTRO berada dalam fase awal tren lanjutan dengan potensi penguatan menuju area 5.925 hingga 6.200. Sementara itu, area support berada di kisaran 4.920 hingga 5.225 yang berpotensi menjadi titik uji ulang harga.

Dengan kombinasi antara kinerja keuangan yang solid dan ekspansi ke sektor migas lepas pantai, PTRO saat ini berada dalam fase transisi penting. Aksi korporasi yang dilakukan membuka peluang pertumbuhan jangka panjang, meski tetap disertai dinamika penyesuaian dalam jangka pendek.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X