• Selasa, 20 Oktober 2026

Macan Tutul Gunung Mas Bogor Terjerat, BKSDA Turun Tangan Selamatkan Satwa Dilindungi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 4 April 2026 | 21:25 WIB
Macan Tutul Gunung Mas Bogor Terjerat, BKSDA Turun Tangan Selamatkan Satwa Dilindungi
Macan Tutul Gunung Mas Bogor Terjerat, BKSDA Turun Tangan Selamatkan Satwa Dilindungi

Bogor, MAHATVA.ID - Seekor macan tutul yang masuk ke area permukiman warga di Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor, berhasil dievakuasi oleh tim gabungan setelah sebelumnya terjerat di sekitar kandang ayam milik warga, Jumat (3/4/2026).

Kejadian ini sempat membuat warga resah karena satwa liar tersebut beberapa kali terlihat mendekati rumah penduduk.

Kronologi Kemunculan Macan Tutul

Peristiwa bermula pada Kamis malam, 2 April 2026 sekitar pukul 21.25 WIB. Seorang warga bernama Hadi mendengar suara mencurigakan dari dapur rumahnya.

Saat diperiksa, ia mendapati atap asbes dapurnya rusak dan seekor macan tutul sempat terperosok ke dalam rumah.

“Kemungkinan macan itu sedang mengejar ayam. Saat saya cek, macan langsung kabur keluar,” ujar Hadi.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Ketua RT dan warga langsung melakukan ronda malam untuk mengantisipasi kemunculan kembali satwa tersebut.

Jejak Ditemukan, Warga Pasang Jerat

Kepala Dusun 1 Desa Tugu Selatan, Sumarna Sulaeman, mengatakan bahwa pada pagi harinya ditemukan jejak macan tutul di sekitar kandang ayam warga.

Untuk mencegah serangan ulang, warga bersama aparat setempat memasang jerat tali di area tersebut.

Pada malam berikutnya sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar auman macan tutul. Namun warga memilih menunggu hingga pagi untuk memastikan kondisi.

Macan Tutul Terjerat dan Dievakuasi

Saat dilakukan pengecekan keesokan harinya, seekor macan tutul ditemukan telah terjerat di sekitar kandang ayam. Laporan segera disampaikan ke pihak terkait.

Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama dokter hewan, paramedis, dan aparat keamanan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X