• Minggu, 18 Oktober 2026

SKK Migas: Sumur TOPI-002 WK Rokan Hasilkan 795 BOPD, Perkuat Produksi Nasional

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 3 April 2026 | 14:44 WIB
SKK Migas: Sumur TOPI-002 WK Rokan Hasilkan 795 BOPD, Perkuat Produksi Nasional
SKK Migas: Sumur TOPI-002 WK Rokan Hasilkan 795 BOPD, Perkuat Produksi Nasional

Jakarta, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan kabar positif dari sektor hulu migas. Kegiatan pengeboran sumur pengembangan TOPI-002 yang dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Rokan Asset 2 di Wilayah Kerja (WK) Rokan telah berhasil diselesaikan.

Sumur TOPI-002 yang mulai ditajak pada 2 Maret 2026 ini telah dilakukan uji produksi pada lapisan BK2800_Lower interval 937–939 meter measured depth (mMD), dengan hasil initial produksi mencapai 795 barel minyak per hari (BOPD).

Secara geografis, struktur Karangan—lokasi pengeboran sumur ini—berada sekitar 20 kilometer dari Kota Duri, yang dikenal sebagai salah satu wilayah strategis penghasil migas di Indonesia.

Adapun target utama pengeboran sumur ini adalah lapisan Bekasap, khususnya zona BK2800_Lower yang dinilai memiliki potensi cadangan minyak yang signifikan.

Dari sisi operasional, pengeboran dilakukan secara directional (J-Type) menggunakan Rig ACS#23 (750 HP), dengan kedalaman akhir mencapai 1.136 mMD melalui tiga trayek. Proses pengeboran hingga uji produksi diselesaikan dalam waktu 25 hari, sedikit lebih lama dari rencana awal selama 20 hari.

Meski demikian, dari sisi efisiensi biaya, kegiatan ini menunjukkan hasil positif. Total estimasi biaya yang dikeluarkan sebesar USD 935.304, atau sekitar 76 persen dari anggaran yang direncanakan.

Ke depan, operasional akan difokuskan pada kelanjutan uji produksi serta pengaturan laju alir (rate) yang optimal. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas reservoir sekaligus mencegah produksi air secara dini yang dapat mempengaruhi performa sumur.

Keberhasilan pengeboran sumur TOPI-002 ini menjadi salah satu kontribusi penting dalam mendukung peningkatan lifting minyak nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X