Kremlin kembali menegaskan tuntutannya agar Ukraina menarik seluruh pasukan dari wilayah Donbas, khususnya dari bagian Donetsk yang masih belum dikuasai Rusia.
Penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, Yuri Ushakov, menyebut langkah tersebut dapat membuka jalan bagi penyelesaian diplomatik.
“Jika pasukan Ukraina ditarik dan kami dapat memverifikasinya, maka peluang untuk menyelesaikan berbagai isu, termasuk mengakhiri aksi militer, akan terbuka,” ujarnya.
Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berulang kali menolak tuntutan tersebut dan menyebutnya tidak realistis.
Selain Luhansk, Rusia juga mengklaim telah menguasai sejumlah wilayah lain, termasuk desa Verkhnya Pysarivka di Kharkiv serta Boikove di Zaporizhzhia.
Klaim ini menunjukkan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung tanpa tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat.
Perbedaan klaim antara Rusia dan Ukraina kembali menunjukkan kabut informasi yang menyelimuti konflik ini. Dengan kedua pihak saling mempertahankan narasi masing-masing, situasi di lapangan tetap sulit diverifikasi secara independen.