Pernyataan itu muncul bersamaan dengan rencana kunjungan kenegaraan Raja Charles III dan Ratu Camilla ke Amerika Serikat pada akhir April.
Dalam pernyataannya, Trump bahkan menyindir negara-negara yang bergantung pada jalur energi global seperti Selat Hormuz agar lebih berani mengambil sikap.
Penolakan dari sejumlah negara Eropa ini menunjukkan adanya perbedaan kepentingan strategis dalam menghadapi konflik Iran.
Di satu sisi, Amerika Serikat dan Israel meningkatkan tekanan militer, sementara sebagian sekutu Eropa memilih menahan diri untuk menghindari eskalasi lebih luas.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan solidaritas NATO dan arah kebijakan keamanan kolektif Barat di tengah krisis global.