• Selasa, 20 Oktober 2026

Pemkab Bogor Kaji Ulang One Way Puncak, Siapkan Jalur Alternatif hingga Penataan Simpang

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB
Pemkab Bogor Kaji Ulang One Way Puncak, Siapkan Jalur Alternatif hingga Penataan Simpang
Pemkab Bogor Kaji Ulang One Way Puncak, Siapkan Jalur Alternatif hingga Penataan Simpang

Bogor, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah menyiapkan langkah terpadu untuk mengatasi kemacetan kronis di Jalur Puncak yang kerap terjadi saat akhir pekan, musim liburan, hingga Lebaran 2026.

Salah satu langkah utama adalah mengkaji ulang sistem rekayasa lalu lintas, termasuk skema satu arah (one way) yang selama ini menjadi andalan. Evaluasi dilakukan agar penanganan kemacetan bisa lebih efektif, sistematis, dan terintegrasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan kajian tersebut melibatkan berbagai pihak, seperti Korlantas Polri, Dinas Perhubungan, hingga instansi teknis seperti PUPR. Arahan ini diberikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

“Rekayasa lalu lintas ini kita kaji ulang, apakah nanti menggunakan traffic light, pengaturan jam kendaraan, atau skema lain yang lebih efektif,” ujar Ajat usai rapat penataan Jalur Puncak di Cisarua, Jumat (27/3/2026).


Kemacetan Kronis, Volume Kendaraan Tinggi

Kemacetan di Jalur Puncak bukan persoalan baru. Waktu tempuh yang bisa mencapai 5 hingga 10 jam sudah kerap terjadi, terutama saat libur panjang.

Dengan lebar jalan rata-rata hanya sekitar 7 meter dan panjang 22,7 kilometer, Jalur Puncak harus menampung lonjakan kendaraan yang signifikan. Saat musim liburan, volume kendaraan bahkan mencapai 20.000 hingga 80.000 unit per hari.

Data dari Satlantas Polres Bogor mencatat, selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 (13–25 Maret), sebanyak 826.858 kendaraan roda empat melintas di kawasan ini. Artinya, rata-rata sekitar 63 ribu kendaraan per hari memadati Jalur Puncak.


Tujuh Simpang Prioritas Jadi Fokus Penataan

Selain evaluasi rekayasa lalu lintas, Pemkab Bogor juga akan menata sejumlah titik rawan kemacetan. Terdapat tujuh simpang prioritas yang akan ditangani, yakni:

  • Simpang Gadog

  • Pasir Muncang

  • Pasir Angin

  • Megamendung–Cipayung

  • Hankam

  • Pasar Cisarua

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X