“Tujuan utamanya adalah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di desa-desa, sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” tambahnya.
Ia juga membuka peluang adanya penambahan titik pembangunan setelah target tahap pertama rampung pada Juli mendatang.
“Ini masih tahap awal. Setelah Juli, kemungkinan besar akan ada penambahan lagi sesuai kebutuhan dan kebijakan pemerintah pusat,” katanya.
Terkait pembangunan, Rizal memastikan seluruh spesifikasi KDMP dibuat seragam secara nasional. Kodim berperan dalam menyiapkan konstruksi bangunan serta mematangkan lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.
Dalam pemenuhan lahan, Kodim 0621 memprioritaskan aset desa. Jika tidak tersedia, alternatif lain akan diambil dari aset pemerintah daerah, provinsi, kementerian, BUMN hingga pihak swasta yang bersedia berkontribusi.
“Ini membutuhkan kerja sama semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, agar program ini bisa berjalan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, pembangunan KDMP di Desa Cicadas telah mencapai 100 persen dan siap diserahkan kepada pemerintah desa setempat.