• Rabu, 21 Oktober 2026

Pemudik Terpisah Saat Salat Subuh di Rest Area KM 130 Tol Cipali, Polisi Sigap Mengantar ke Keluarga

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 19 Maret 2026 | 07:32 WIB
Pemudik Terpisah Saat Salat Subuh di Rest Area KM 130 Tol Cipali, Polisi Sigap Mengantar ke Keluarga
Pemudik Terpisah Saat Salat Subuh di Rest Area KM 130 Tol Cipali, Polisi Sigap Mengantar ke Keluarga

Indramayu, MAHATVA.ID – Seorang pemudik dilaporkan terpisah dari keluarganya saat berhenti untuk melaksanakan salat Subuh di Rest Area KM 130 Tol Cipali. Beruntung, petugas kepolisian dengan sigap membantu mempertemukannya kembali dengan rombongan keluarganya.

Peristiwa tersebut diketahui dari unggahan video akun Instagram resmi Satlantas Polres Indramayu pada Rabu (18/3/2026).

Dalam video tersebut, pemudik menceritakan dirinya tertinggal setelah kembali dari masjid menuju area parkir kendaraan.

“Saya tertinggal dari keluarga saya. Jadi tadi saya salat Subuh. Ternyata saat kembali ke mobil parkir itu sudah tidak ada,” ungkapnya.

Pemudik tersebut mengaku sempat kesulitan menghubungi keluarganya karena tidak membawa ponsel. Ia bahkan mencoba meminjam ponsel dari orang sekitar, namun tidak berhasil.

Akhirnya, ia mendatangi pos polisi terdekat dan bertemu dengan petugas bernama Akung yang sedang berjaga. Polisi tersebut kemudian meminjamkan ponsel agar pemudik bisa menghubungi keluarganya.

Karena kondisi lalu lintas yang menerapkan sistem satu arah (one way), pemudik tidak memungkinkan untuk kembali ke titik awal.

Dengan bantuan petugas, ia kemudian diantar menggunakan sepeda motor polisi untuk menyusul keluarganya.

“Karena ini one way, tidak memungkinkan kembali ke titik awal, jadi saya minta bantuan Pak Akung untuk mengantar ke keluarga saya. Ini pertama kali saya naik motor ini,” tuturnya.

Diketahui, sistem satu arah atau one way di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mulai diberlakukan sejak Selasa (17/3/2026).

Kebijakan ini diterapkan dari KM 70 hingga KM 263 guna mengurai kepadatan arus mudik Lebaran.

Menurut Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, rekayasa lalu lintas ini dilakukan setelah adanya peningkatan volume kendaraan menuju jalur Trans Jawa.

“Berdasarkan analisa dan koordinasi dengan stakeholder, kami akan melakukan one way sepenggal tahap pertama di wilayah one way nasional,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X