• Kamis, 22 Oktober 2026

Kakanwil Ditjenpas Kepri Studi Tiru ke Lapas Cibinong, Pelajari Dapur Sahabat dan Program Ketahanan Pangan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 6 Maret 2026 | 02:28 WIB
Kakanwil Ditjenpas Kepri Studi Tiru ke Lapas Cibinong, Pelajari Dapur Sahabat dan Program Ketahanan Pangan
Kakanwil Ditjenpas Kepri Studi Tiru ke Lapas Cibinong, Pelajari Dapur Sahabat dan Program Ketahanan Pangan

Bogor, MAHATVA.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kantor Wilayah Kepulauan Riau melakukan kunjungan studi tiru ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (5/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari berbagai inovasi pelayanan dan program pembinaan yang diterapkan di Lapas tersebut.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, beserta jajaran struktural.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan terlebih dahulu meninjau Klinik Pratama Lapas Cibinong untuk melihat langsung layanan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan. Fasilitas ini menjadi salah satu elemen penting dalam pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Dapur Sahabat Lapas Cibinong, yang dikenal sebagai salah satu dapur pemasyarakatan percontohan di Indonesia. Di lokasi ini, rombongan melihat secara langsung proses pengolahan makanan bagi warga binaan yang dilakukan secara higienis dan sesuai standar pelayanan pemasyarakatan.

Kakanwil Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan di Lapas Cibinong, khususnya yang mengintegrasikan program pembinaan dengan konsep ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan.

“Berbagai program yang kami lihat di Lapas Cibinong sangat inspiratif. Tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah melalui keterampilan produktif yang bermanfaat bagi warga binaan. Hal ini tentu menjadi referensi berharga yang dapat kami kembangkan di wilayah Kepulauan Riau,” ujar Aris.

Selain itu, rombongan juga meninjau Kebun Inovasi Lapas Cibinong, yang menjadi pusat pengembangan program ketahanan pangan sekaligus sarana pelatihan keterampilan bagi warga binaan.

Di area tersebut, rombongan melihat berbagai kegiatan produktif yang dikelola oleh warga binaan, mulai dari pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot, program daur ulang sampah, hingga peternakan ayam dan bebek sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Sementara itu, Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto menegaskan bahwa kunjungan studi tiru ini menjadi momentum penting untuk berbagi praktik baik antar satuan kerja pemasyarakatan di Indonesia.

“Lapas Cibinong terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi pembinaan yang tidak hanya berdampak bagi warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” kata Wisnu.

Ia berharap berbagai program yang dikembangkan di Lapas Cibinong dapat menjadi inspirasi bagi unit pelaksana teknis pemasyarakatan lainnya di Indonesia.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar satuan kerja pemasyarakatan dalam menghadirkan inovasi pembinaan yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga binaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X