• Kamis, 15 Oktober 2026

RSUD Bakti Pajajaran Resmikan Layanan CCVC dan Oncology Center, Bupati Bogor: Masyarakat Kini Bisa Akses Teknologi DSA dengan BPJS

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 6 Maret 2026 | 01:28 WIB
RSUD Bakti Pajajaran Resmikan Layanan CCVC dan Oncology Center, Bupati Bogor: Masyarakat Kini Bisa Akses Teknologi DSA dengan BPJS
RSUD Bakti Pajajaran Resmikan Layanan CCVC dan Oncology Center, Bupati Bogor: Masyarakat Kini Bisa Akses Teknologi DSA dengan BPJS

Bogor, MAHATVA.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran resmi menghadirkan layanan Cardio Cerebro Vaskular Center (CCVC) dan Oncology Center (OC) yang diresmikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Rabu (4/3/2026).

Peresmian ini menandai transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Bogor dengan menghadirkan sejumlah fasilitas medis modern, di antaranya layanan penanganan stroke Inovasi Force Stroke (Code Stroke) menggunakan teknologi Digital Substraction Angiography (DSA), pembukaan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), pelayanan jantung anak, serta layanan kemoterapi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada Pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus pencanangan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan DSA Kini Hadir di Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku bangga melihat perkembangan RSUD Bakti Pajajaran yang terus bertransformasi mengikuti kemajuan dunia medis.

Salah satu layanan unggulan yang kini tersedia adalah teknologi DSA, metode yang dipopulerkan oleh Terawan Agus Putranto. Teknologi ini digunakan untuk mendiagnosis dan menangani gangguan pembuluh darah, termasuk stroke.

Menurut Rudy, di Indonesia baru sekitar enam rumah sakit yang mengoperasikan teknologi tersebut, dan kini Kabupaten Bogor menjadi salah satunya.

“Jika di sejumlah rumah sakit biaya satu kali tindakan dapat mencapai Rp60–70 juta, di RSUD Bakti Pajajaran layanan ini sudah dapat diakses menggunakan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan 100 persen melalui dukungan anggaran hampir Rp1 triliun per tahun dari APBD untuk pembiayaan BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, untuk wilayah Bogor Raya, layanan DSA hanya tersedia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Pusat Pertamina.

“Tujuan kami sederhana, memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Layanan Code Stroke Targetkan Penanganan 60 Menit

Direktur RSUD Bakti Pajajaran, Yukie Meistisia A Santoso, menjelaskan bahwa pihaknya memperkenalkan layanan Inovasi Force Stroke (Code Stroke) sebagai langkah strategis dalam menangani penyakit stroke yang masih menjadi penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia.

Melalui layanan tersebut, RSUD menargetkan waktu penanganan maksimal 60 menit sejak pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga mendapatkan tindakan medis.

“Dengan dukungan alat DSA, diagnosis pembuluh darah otak dapat dilakukan secara presisi dan tindakan trombektomi maupun intervensi vaskular bisa dilaksanakan dengan cepat dan tepat,” jelasnya.

Layanan ini juga diperkuat oleh dr. Haris, spesialis neurologi konsultan vaskular intervensi yang menjadi motor penggerak layanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X