• Kamis, 22 Oktober 2026

“Sempat Absen karena Kesehatan Menurun, Jenal Mutaqin Kembali Bekerja dan Minta Maaf kepada Warga Bogor

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 5 Maret 2026 | 22:30 WIB
“Sempat Absen karena Kesehatan Menurun, Jenal Mutaqin Kembali Bekerja dan Minta Maaf kepada Warga Bogor
“Sempat Absen karena Kesehatan Menurun, Jenal Mutaqin Kembali Bekerja dan Minta Maaf kepada Warga Bogor

MAHATVA.ID – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, kembali muncul di hadapan publik setelah sekitar 15 hari tidak menjalankan aktivitas kedinasan. Kemunculan tersebut terjadi saat dirinya menghadiri kegiatan Pekan Panutan Pajak PBB-P2 dan PKB yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Kamis (5/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Jenal hadir sebagai wajib pajak dan ikut menunaikan kewajibannya membayar pajak bersama sejumlah pejabat serta aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Pada kesempatan itu pula, ia menyampaikan penjelasan mengenai ketidakhadirannya dalam beberapa waktu terakhir.

Jenal mengungkapkan bahwa dirinya harus menjalani istirahat total karena kondisi kesehatan yang sempat menurun drastis. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bogor serta awak media atas ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda pemerintahan.

"Sekali lagi saya mohon maaf, kemarin saya tidak bisa beraktivitas karena harus istirahat total. Ini merupakan masukan untuk proses penyembuhan agar saya bisa kembali lagi mengabdi kepada masyarakat," ujar Jenal Mutaqin saat ditemui di sela kegiatan membayar pajak, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, keputusan untuk kembali aktif menjalankan tugas didorong oleh tanggung jawab terhadap berbagai regulasi dan pelayanan publik yang harus terus berjalan. Ia menilai pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat.

"Saya harus aktif karena banyak regulasi yang berjalan. Kasihan masyarakat kalau sampai tidak terlayani kemarin," ungkapnya.

Terkait penyakit yang dialaminya, Jenal tidak menjelaskan secara rinci. Ia hanya menyebut kondisi tubuhnya saat itu mengalami penurunan atau drop sehingga membutuhkan waktu pemulihan.

Jenal berharap kemunculannya kembali dapat menjawab berbagai pertanyaan yang sempat berkembang di masyarakat mengenai ketidakhadirannya dalam beberapa waktu terakhir.

Kehadirannya pada kegiatan Pekan Panutan Pajak juga dimaksudkan untuk memberi contoh kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor agar patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Dalam kesempatan yang sama, Jenal juga menyinggung pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, khususnya perbaikan jalan rusak melalui pengaspalan.

Ia menilai pemerintah perlu memanfaatkan berbagai sumber pendanaan di luar anggaran rutin, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Apa yang saya bicarakan ini adalah spontanitas. Kita bisa mengambil dari dana CSR dinas yang disumbangkan untuk pengaspalan jalan rusak. Masalahnya hanya tinggal kita mau atau tidak mengeksekusinya," tegas Jenal.

Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat harus menjadi perhatian utama pemerintah. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

"Saya ingin semua sampai ke masyarakat, karena sebagai warga, saya merasa kepentingan orang lain jauh lebih penting daripada kepentingan pribadi," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X