• Senin, 19 Oktober 2026

CENTCOM: 50.000 Tentara AS Dikerahkan dalam Serangan ke Iran, Operasi “Epic Fury” Terbesar dalam Satu Generasi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 5 Maret 2026 | 04:48 WIB
CENTCOM: 50.000 Tentara AS Dikerahkan dalam Serangan ke Iran, Operasi “Epic Fury” Terbesar dalam Satu Generasi
CENTCOM: 50.000 Tentara AS Dikerahkan dalam Serangan ke Iran, Operasi “Epic Fury” Terbesar dalam Satu Generasi

MAHATVA.ID – United States Central Command (CENTCOM) menyatakan lebih dari 50.000 tentara Amerika Serikat dikerahkan dalam serangan gabungan Amerika Serikat–Israel terhadap Iran sejak Sabtu (28/2/2026).

Komandan CENTCOM, Brad Cooper, dalam pesan video yang dilaporkan Anadolu Agency, Rabu (4/3/2026), mengatakan operasi militer bertajuk “Operation Epic Fury” itu melibatkan sekitar 200 jet tempur dan dua kapal induk AS.

Menurut Cooper, operasi tersebut menjadi pengerahan militer terbesar Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dalam satu generasi.

Hampir 2.000 Target Diserang

Cooper menyebut pasukan gabungan AS-Israel telah menyerang hampir 2.000 target di berbagai wilayah Iran sejak akhir pekan. Lebih dari 2.000 amunisi digunakan dalam rangkaian serangan tersebut.

Target yang diserang mencakup instalasi rudal, fasilitas angkatan laut, hingga lokasi komando dan kendali militer Iran.

“Kita juga menenggelamkan Angkatan Laut Iran, seluruh angkatan laut. Sejauh ini, kita telah menghancurkan 17 kapal Iran,” ujar Cooper dalam pernyataannya.

Ia menambahkan, kemampuan Iran untuk menyerang pasukan AS dan sekutunya disebut mengalami penurunan seiring berlanjutnya operasi militer tersebut.

Iran Luncurkan 500 Rudal dan 2.000 Drone

Sebagai respons, Iran meluncurkan lebih dari 500 rudal balistik dan mengerahkan lebih dari 2.000 drone dalam serangan balasan skala besar.

Teheran mengklaim sedikitnya 560 tentara AS tewas dan luka-luka akibat serangan tersebut. Namun pihak AS sejauh ini hanya mengonfirmasi enam tentaranya tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Iran juga menargetkan Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara Teluk.

Ratusan Korban Jiwa di Iran

Ketegangan meningkat drastis sejak serangan besar-besaran diluncurkan pada Sabtu (28/2). Rentetan serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah tokoh penting dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Laporan terbaru dari Iranian Red Crescent Society menyebutkan sedikitnya 787 orang tewas akibat gelombang serangan AS-Israel.

Situasi ini memicu kekhawatiran global terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, bahkan dikhawatirkan dapat menyeret kekuatan-kekuatan besar dunia ke dalam konflik terbuka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X