• Kamis, 22 Oktober 2026

AHY Soroti Konflik Timur Tengah di Ramadan 2026, Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 5 Maret 2026 | 04:23 WIB
AHY Soroti Konflik Timur Tengah di Ramadan 2026, Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga
AHY Soroti Konflik Timur Tengah di Ramadan 2026, Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga

JAKARTA, MAHATVA.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyoroti situasi global yang dinilainya tidak baik-baik saja pada Ramadan tahun ini. Ia menyebut konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah menimbulkan keprihatinan mendalam.

“Ramadan kali ini hadir dalam suasana dunia yang tidak baik-baik saja. Di berbagai belahan dunia, khususnya di Timur Tengah, kita menyaksikan konflik dan peperangan yang menimbulkan korban jiwa, penderitaan, dan kehancuran,” ujar AHY dalam sambutannya pada acara buka puasa Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ramadan di Tengah Bayang-Bayang Konflik

Menurut AHY, kondisi global tersebut bertolak belakang dengan makna Ramadan sebagai bulan penuh ampunan, refleksi diri, dan ketenangan batin.

“Ramadan yang sejatinya membuka pintu untuk saling memaafkan justru diwarnai aksi saling menghancurkan. Bulan suci yang seharusnya menghadirkan ketenangan batin malah dibayangi rasa cemas, ketidakpastian, dan duka mendalam,” katanya.

Ia menilai konflik di Timur Tengah tidak bisa dipandang sebagai persoalan regional semata. AHY mengingatkan adanya potensi eskalasi lebih luas jika situasi tidak segera diredam.

Ingatkan Potensi Perang Lebih Besar

“Kita tentu tidak ingin Timur Tengah menjadi titik panas yang mengarah pada perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju Perang Dunia Ketiga. Kita harus sekuat tenaga mencegah hal itu terjadi,” tegasnya.

AHY menekankan pentingnya peran diplomasi dan dialog dalam mencegah konflik semakin meluas. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mendorong upaya perdamaian melalui jalur politik luar negeri yang aktif dan konstruktif.

Apresiasi Upaya Pemerintah dan Dukungan untuk Palestina

Selain itu, AHY mengapresiasi ikhtiar pemerintah Indonesia dalam mendorong terciptanya perdamaian dan ketertiban dunia, termasuk dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

Menurutnya, upaya dialog, deeskalasi, dan penyelesaian damai harus terus diperjuangkan meski tantangannya tidak ringan.

“Tentu ini bukan sesuatu yang mudah. Tetapi jika ada kemauan, di situ ada jalan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X