• Kamis, 22 Oktober 2026

Rudy Susmanto Resmi Buka Pameran 75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW di Gelora Pakansari

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:39 WIB
Rudy Susmanto Resmi Buka Pameran 75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW di Gelora Pakansari
Rudy Susmanto Resmi Buka Pameran 75 Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW di Gelora Pakansari

BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi membuka pameran 75 artefak peninggalan Nabi Besar Muhammad SAW beserta para kerabatnya di kawasan Laga Tangkas, Gelora Pakansari, Jumat (20/2/2026).

Rudy menyebut kehadiran pameran tersebut sebagai keberkahan besar bagi Kabupaten Bogor sekaligus peneguhan posisi daerah sebagai simpul kebudayaan dan religiusitas di Jawa Barat.

“Tentu kita bersyukur kepada Allah SWT. Tahun 2025 kita diberikan keberkahan dengan hadirnya Mahkota Binokasih untuk pertama kalinya setelah Kerajaan Pajajaran terpecah. Tahun 2026 ini, kita kembali diberikan keberkahan luar biasa dengan terbangunnya Masjid Raya Nurul Waton serta terselenggaranya pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Tak sekadar pameran artefak, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisata religi yang berdampak pada pergerakan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi acara.

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor mempersiapkan momentum ini secara matang bersama para ulama, organisasi Islam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pengamanan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polres Bogor, Kodim, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, hingga BNN Kabupaten Bogor.

“Kalau Allah tidak mentakdirkan peninggalan ini hadir di sini, tentu tidak akan terjadi. Maka ini harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperbanyak doa, dan membangun Bogor dengan nilai-nilai spiritual,” tambahnya.

Sebanyak 75 artefak dipamerkan, termasuk beberapa benda yang menurut Rudy belum pernah ia lihat secara langsung sebelumnya, seperti penutup kepala, rambut, hingga ekstrak keringat Rasulullah SAW.

“Banyak yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk bermunajat kepada Allah dan memperbanyak puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Panitia juga menyiapkan area khusus bagi masyarakat yang ingin berdoa dan bermunajat, termasuk fasilitas kursi di kawasan Laga Satria untuk menunjang kenyamanan jamaah.

Pameran ini dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan, melainkan bagian dari upaya membangun identitas Kabupaten Bogor sebagai daerah yang memadukan pembangunan fisik dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan sejarah.

“Kita berharap momentum Ramadan ini semakin mendekatkan masyarakat pada kegiatan religius. Semoga kehadiran peninggalan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia,” tutup Rudy.

Dengan konsep terbuka untuk umum dan tanpa biaya masuk, pameran dibuka setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB secara gratis. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah Islam sekaligus penguatan batin masyarakat di bulan suci.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X