• Rabu, 14 Oktober 2026

Penjabat Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Bencana di Sukabumi, Fokus Evakuasi dan Pemulihan Infrastruktur

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 6 Desember 2024 | 07:06 WIB
Penjabat Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Bencana di Sukabumi, Fokus Evakuasi dan Pemulihan Infrastruktur
Penjabat Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Bencana di Sukabumi, Fokus Evakuasi dan Pemulihan Infrastruktur

MAHATVA.ID – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meninjau sejumlah lokasi bencana akibat hujan deras berkepanjangan di Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/12/2024). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak dan percepatan pemulihan infrastruktur.

Titik pertama yang dikunjungi adalah Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, yang mengalami pergerakan tanah. Bey menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah evakuasi warga dan pemulihan transportasi yang terganggu akibat longsor dan kerusakan jembatan.

"Kami fokus pada evakuasi keselamatan warga terlebih dahulu, dan juga memastikan akses transportasi yang terputus bisa segera diperbaiki," ujar Bey Machmudin.

Bey memastikan pendistribusian logistik, seperti makanan, minuman, dan pakaian, terus dilakukan ke daerah-daerah terisolasi. Jika akses darat terputus, pengiriman logistik dilakukan melalui jalur air.

"Logistik kami kirim melalui kapal jika jalur darat tidak memungkinkan. Posko utama ada di Palabuhanratu," jelasnya.

Bagi warga yang rumahnya terdampak pergerakan tanah, Bey menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan PVMBG untuk menganalisis kelayakan hunian di wilayah tersebut. Jika dinyatakan tidak aman, relokasi menjadi langkah utama.

"Kami tengah mengupayakan relokasi, salah satunya berkoordinasi dengan PTPN untuk menyediakan lahan," katanya.

Pemulihan Listrik dan Infrastruktur
Bey juga memantau upaya pemulihan listrik di daerah terdampak. Sebanyak 300 personel PLN dikerahkan bekerja 24 jam, namun keselamatan petugas tetap menjadi prioritas.

"Tim akan terus bekerja saat cuaca memungkinkan, tetapi mereka akan berhenti jika hujan demi menjaga keselamatan," tambahnya.

Setelah mengunjungi Desa Sukamaju, Bey melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Palabuhanratu yang terdampak banjir. Ia juga memeriksa jalur Sabuk Loji-Palangpang menuju Geopark Ciletuh yang terputus akibat longsor dan jembatan ambruk.

Untuk pemulihan jalur menuju Geopark Ciletuh, Bey menyebut pengerjaan jembatan dilakukan secara paralel di tiga titik dengan estimasi waktu 1,5 bulan. "Ada alternatif jalur melalui pertigaan Waluran untuk sementara waktu," jelasnya.

Data Korban dan Warga Terdampak
Peristiwa pergerakan tanah di Kecamatan Cikembar telah merenggut tiga korban jiwa, sementara empat orang masih dalam pencarian. Sebanyak 103 kepala keluarga terdampak, dan data ini terus diperbarui.

Bey berharap langkah-langkah darurat ini dapat meringankan beban warga terdampak dan mempercepat pemulihan situasi. "Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama kami," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X