• Kamis, 15 Oktober 2026

Perry Warjiyo: Kebijakan Tarif Tinggi Trump Ancam Ekonomi Global

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 19 Desember 2024 | 16:07 WIB
Perry Warjiyo: Kebijakan Tarif Tinggi Trump Ancam Ekonomi Global
Perry Warjiyo: Kebijakan Tarif Tinggi Trump Ancam Ekonomi Global

MAHATVA.ID - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyebut kebijakan tarif bea masuk tinggi yang digagas presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, berpotensi meluas ke lebih banyak negara dan komoditas. Dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Kamis (19/12/2024), Perry menyampaikan bahwa ancaman ini tidak hanya menyasar lima negara utama, tetapi cakupannya akan diperluas.  

Lima negara awal yang disebut akan terkena tarif tinggi adalah China, Meksiko, Uni Eropa, Kanada, dan Vietnam. Namun, Perry memperingatkan bahwa cakupan kebijakan ini akan berkembang mencakup negara lain, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Inggris.  

"Memang rencana kebijakan presiden terpilih Trump akan memperluas cakupan negara, tarifnya akan lebih tinggi, dan komoditas yang dikenakan semakin banyak," jelas Perry.  

Tarif untuk China akan dinaikkan dari 15% menjadi 30%, sementara negara seperti Meksiko, Kanada, Jepang, dan Vietnam akan dikenakan tarif sebesar 10%. Untuk Uni Eropa dan Inggris, tarif bea masuk diperkirakan mencapai 25%.  

Ancaman Terhadap Indonesia?

Bagaimana dampaknya untuk Indonesia? Perry menegaskan bahwa negara-negara dengan surplus perdagangan tinggi terhadap AS akan menjadi sasaran utama kebijakan ini.  

"Indonesia, kalau tidak salah, berada di peringkat ke-15. Jadi Insyaallah tidak menjadi sasaran utama saat ini," ujar Perry.  

Komoditas yang Terkena Dampak

Kebijakan tarif tinggi ini akan mencakup berbagai komoditas strategis. Di antaranya:  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X