• Kamis, 15 Oktober 2026

Pelayanan J&T Ekspres Saumlaki Dikeluhkan Konsumen, Dinilai Kacau dan Tidak Profesional

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 23 Desember 2024 | 22:41 WIB
Pelayanan J&T Ekspres Saumlaki Dikeluhkan Konsumen, Dinilai Kacau dan Tidak Profesional
Pelayanan J&T Ekspres Saumlaki Dikeluhkan Konsumen, Dinilai Kacau dan Tidak Profesional

MAHATVA.ID – Pelayanan J&T Ekspres Saumlaki menuai kritik tajam dari para konsumennya. Masalah operasional yang terus terjadi, seperti antrean panjang dan tidak adanya pegawai di kantor pada jam operasional, membuat pelanggan merasa frustasi dan kehilangan kepercayaan. Puncaknya terjadi pada Senin (23/12/2024), di mana konsumen terpaksa menunggu berjam-jam tanpa ada kejelasan.  

Seorang pelanggan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan J&T Ekspres. “Pelayanan ini sangat kacau dan jauh dari standar yang seharusnya. Pegawai tampaknya tidak mengikuti prosedur kerja yang benar,” ujarnya.  

Situasi serupa juga terjadi malam sebelumnya, sekitar pukul 20.35 WIT. Banyak pelanggan datang untuk mengambil paket mereka, namun harus bersabar antre hingga larut malam. Bahkan, menurut salah satu pelanggan, kantor sempat tutup meski masih banyak orang yang menunggu.  

Buruknya pelayanan J&T Ekspres Saumlaki ini dinilai melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UU No. 8 Tahun 1999). Dalam undang-undang tersebut, perusahaan wajib memberikan pelayanan yang baik dan sesuai standar kepada pelanggan. Jika tidak, sanksi administratif berupa denda atau peringatan dari Kementerian Perdagangan atau Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) bisa dikenakan.  

“Selain merugikan konsumen, pelayanan seperti ini juga berpotensi merusak reputasi perusahaan. Kepercayaan pelanggan yang hilang dapat berdampak pada penurunan pendapatan dan kerugian finansial bagi J&T Ekspres,” tambah narasumber tersebut.  

Salah satu pelanggan yang merasa kecewa menyatakan bahwa pengambilan paket seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan, bukan konsumen.

“Kami menunggu berjam-jam, tapi pihak J&T justru menutup kantor. Harusnya mereka yang mengantar paket, bukan kami yang harus bolak-balik menunggu,” ungkapnya dengan nada kesal.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X