• Kamis, 15 Oktober 2026

Sering Mati Lampu, Rumah Dinas PLN Tutukembong Terancam Diambil Kembali oleh Pemilik Adat

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 27 Desember 2024 | 04:59 WIB
Sering Mati Lampu, Rumah Dinas PLN Tutukembong Terancam Diambil Kembali oleh Pemilik Adat
Sering Mati Lampu, Rumah Dinas PLN Tutukembong Terancam Diambil Kembali oleh Pemilik Adat

Menurut Piter, kontribusi besar Desa Tutukembong, seperti penyediaan lahan hampir satu hektare untuk fasilitas pemerintah, dianggap sia-sia.

"Kami berharap pemerintah segera menjawab materi gugatan yang telah diajukan terkait kerugian atas tanah yang sudah diserahkan," tegasnya.  

Mesin PLN Dipindahkan Tanpa Penjelasan

Selain masalah lahan, masyarakat juga menyoroti pengelolaan listrik di wilayah tersebut. Mesin PLN yang sebelumnya melayani kebutuhan listrik masyarakat tiba-tiba dipindahkan tanpa ada penjelasan.

"Jika mesin PLN dipindahkan, maka rumah dinas PLN di Nirunmas juga harus dikembalikan kepada pemilik ulayat," ujar Piter.  

Seruan untuk Pemerintah

Piter mendesak pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan hak-hak masyarakat adat.

"Ini adalah tanah adat kami, yang wajib dihormati. Jangan hanya memanfaatkan kearifan lokal Duan Lolat tanpa memberikan penghargaan yang sepadan."  

Selama empat pergantian bupati, Piter menilai bahwa tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk menyelesaikan kewajiban pemerintah terhadap tanah ulayat tersebut. Hal ini memperkuat kekecewaan masyarakat adat Tutukembong terhadap pemerintah daerah.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X