• Kamis, 15 Oktober 2026

Harga Telur Naik Jelang Nataru, Kepala NFA Beberkan Penyebab dan Solusi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 30 Desember 2024 | 02:19 WIB
Harga Telur Naik Jelang Nataru, Kepala NFA Beberkan Penyebab dan Solusi
Harga Telur Naik Jelang Nataru, Kepala NFA Beberkan Penyebab dan Solusi

MAHATVA.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (NFA), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan penyebab utama lonjakan harga telur ayam menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Menurutnya, kenaikan harga ini dipicu oleh fluktuasi harga jagung pakan, bahan utama dalam produksi telur dan daging ayam.  

“Semalam saya berdiskusi dengan peternak layer telur. Mereka menyampaikan bahwa yang dibutuhkan adalah pasokan jagung pakan yang stabil,” kata Arief, Minggu (29/12/2024).  

Untuk menekan harga, pemerintah berencana mengoptimalkan stok jagung pakan yang tersimpan di Bulog. Arief menegaskan, stabilitas harga pakan sangat penting untuk mendukung keberlanjutan peternakan unggas sekaligus menjaga daya beli masyarakat.  

“Harga jagung pakan harus wajar, agar peternak tidak terbebani dan konsumen tetap mendapatkan harga terjangkau,” tegasnya.  

Stok Jagung di Bulog

Hingga 27 Desember 2024, Bulog mencatat ketersediaan jagung mencapai 114 ribu ton, yang terdiri dari 96 ribu ton Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) dan 18 ribu ton jagung komersial. Sepanjang tahun 2024, Bulog menyerap 84 ribu ton jagung dari panen domestik.  

Namun, penyaluran terakhir CJP oleh Bulog dilakukan pada 30 April 2024. Sesuai regulasi, masa simpan CJP minimal adalah tiga bulan. Harga rata-rata jagung di tingkat peternak saat ini tercatat Rp6.437 per kilogram, angka yang dinilai perlu intervensi agar lebih terjangkau.  

Kenaikan Harga Pangan Menjelang Tahun Baru

Selain telur ayam, beberapa komoditas pangan juga mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, harga telur ayam ras naik menjadi Rp30.710 per kilogram di tingkat pedagang eceran secara nasional.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X