• Jumat, 16 Oktober 2026

Yayasan Sor Silai dan Pemdes Olilit Tanam Pohon untuk Kelestarian Sumber Air

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 14 Februari 2025 | 22:51 WIB
Yayasan Sor Silai dan Pemdes Olilit Tanam Pohon untuk Kelestarian Sumber Air
Yayasan Sor Silai dan Pemdes Olilit Tanam Pohon untuk Kelestarian Sumber Air

MAHATVA.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang Sedunia, Yayasan Sor Silai Tanimbar bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Olilit melaksanakan aksi penanaman pohon di sumber air Buri Baras, Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Kepala Desa Olilit, Sebastianus Melsasail, mengapresiasi inisiatif Yayasan Sor Silai dan menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama sumber air yang vital bagi kehidupan.

Merawat Sumber Air, Merawat Kehidupan

Melsasail menegaskan bahwa tidak semua orang memahami pentingnya pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan perubahan pola pikir agar lebih banyak masyarakat yang peduli terhadap kelestarian sumber daya alam.

"Saat musim kemarau, suhu bisa tinggi, tetapi debit air harus tetap terjaga. Jika air mengering, seluruh ekosistem, termasuk manusia, akan terdampak," ujar Melsasail.

Ia mengenang masa kecilnya ketika sumber air di bagian utara lokasi ini masih berupa bak kecil, namun tetap mampu melayani masyarakat setempat serta warga dari kota yang datang mengambil air. Saat ini, sumber air Buri Baras tetap menjadi bagian penting bagi masyarakat Olilit dan sekitarnya, sehingga kelestariannya harus terus dijaga.

Insentif bagi Pengemudi yang Berpartisipasi

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pelestarian ini, Pemdes Olilit merancang kebijakan insentif bagi pengemudi angkutan air yang ikut serta dalam menjaga sumber air.

"Kami akan memberikan satu tangki air gratis kepada setiap pengemudi yang mengambil air di musim kemarau, dengan syarat mereka menanam dan merawat pohon di sekitar sumber air ini. Ini adalah bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan," jelas Melsasail.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan hanya untuk masyarakat Olilit, tetapi juga bagi warga Tanimbar secara luas, termasuk kapal-kapal yang sering berlabuh dan mengambil air dari sumber ini. Diharapkan dengan kebijakan ini, masyarakat memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab dalam menjaga pohon yang telah ditanam.

"Jika ada 10 orang yang menanam pohon, mereka akan menerima air gratis sebagai imbalan atas upaya mereka dalam merawat lingkungan. Kami ingin masyarakat tidak hanya mengambil manfaat dari sumber air ini, tetapi juga berkontribusi dalam pelestariannya," tambahnya.

Menanam Pohon adalah Investasi Jangka Panjang

Melsasail mengingatkan bahwa menanam pohon bukanlah proses instan, tetapi membutuhkan waktu dan perhatian agar tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah desa, yayasan, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberlangsungan program ini.

"Pohon-pohon ini tidak serta-merta tumbuh begitu saja, tetapi melalui proses panjang. Yayasan Sor Silai Tanimbar telah berkorban banyak, baik tenaga maupun biaya, untuk memastikan kelangsungan sumber air ini. Oleh karena itu, kita semua harus ikut menjaga apa yang sudah mereka upayakan," ujarnya.

Ia juga berjanji akan memastikan bahwa kebijakan insentif ini berjalan dengan baik dan tidak disalahgunakan.

"Jika ada pengemudi yang merasa tidak mendapat haknya sesuai kesepakatan, saya sendiri yang akan turun tangan. Ini adalah kebijakan demi kelangsungan tanaman di sekitar sumber air. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawat alam ini agar tetap lestari bagi generasi mendatang," tutup Melsasail.

Pemdes dan Yayasan Bersinergi untuk Lingkungan

Melsasail mengakhiri sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga lingkungan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Sor Silai Tanimbar atas kepedulian mereka yang tak henti-hentinya terhadap kelestarian sumber air Buri Baras.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X