• Kamis, 15 Oktober 2026

Krisis Sampah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar: Warga Keluhkan Penumpukan di Jalan Trans Yamdena

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 30 Maret 2025 | 23:54 WIB
Krisis Sampah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar: Warga Keluhkan Penumpukan di Jalan Trans Yamdena
Krisis Sampah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar: Warga Keluhkan Penumpukan di Jalan Trans Yamdena

MAHATVA.ID – Keindahan alam Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang selama ini menjadi daya tarik wisata, kini tercoreng oleh masalah lingkungan yang kian meresahkan. Tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan Trans Yamdena, tepatnya di wilayah Desa Lorulung, Kecamatan Wertamrian, telah menjadi pemandangan sehari-hari yang tidak sedap dipandang mata.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga menimbulkan bau menyengat serta ancaman kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Tumpukan sampah yang semakin tidak terkendali menjadi sumber berbagai permasalahan, mulai dari pencemaran lingkungan, gangguan bagi pengguna jalan, hingga potensi penyebaran penyakit.

Selain itu, pada musim kemarau, pembakaran sampah yang dilakukan warga justru memperburuk situasi dengan menghasilkan asap tebal yang mengganggu lalu lintas dan bahkan telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.

Keluhan Warga dan Tuntutan Solusi

Masyarakat sekitar telah berulang kali mengeluhkan kondisi ini kepada pihak pemerintah daerah, namun hingga kini belum ada tindakan nyata yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya menyampaikan kekhawatirannya atas dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat penumpukan sampah ini.

"Pemda mestinya mencari tempat pembuangan sampah yang lebih aman dan jauh dari jalan utama seperti ini. Saat musim hujan, bau dari sampah sangat menyengat, sementara saat kemarau, pembakaran sampah menghasilkan asap tebal yang berbahaya bagi pengguna jalan. Sudah ada korban kecelakaan akibat asap tersebut," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X