• Sabtu, 17 Oktober 2026

Presiden Prabowo Resmikan Proyek Migas Forel dan Terubuk di Natuna: Swasembada Energi Bisa Hemat Ratusan Triliun

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 01:39 WIB
Presiden Prabowo Resmikan Proyek Migas Forel dan Terubuk di Natuna: Swasembada Energi Bisa Hemat Ratusan Triliun
Presiden Prabowo Resmikan Proyek Migas Forel dan Terubuk di Natuna: Swasembada Energi Bisa Hemat Ratusan Triliun

MAHATVA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya swasembada energi bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan menguatkan ekonomi nasional. Hal ini disampaikannya saat meresmikan proyek lapangan minyak Forel dan Terubuk secara daring di Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (16/5/2025).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyebut bahwa dengan tercapainya swasembada energi, Indonesia bisa menghemat hingga ratusan triliun rupiah, yang selama ini dialokasikan untuk impor energi.

"Kalau kita mampu mencapai swasembada energi, kita akan menghemat puluhan miliar dolar. Ratusan triliun rupiah uang kita tidak perlu mengalir ke luar bangsa Indonesia," tegas Prabowo.

Tak hanya energi, Prabowo juga menekankan pentingnya kemandirian pangan. Menurutnya, negara yang mampu memenuhi kebutuhan energi dan pangan secara mandiri akan menjadi bangsa yang kuat dan tahan terhadap krisis.

"Apabila sebuah negara swasembada pangan dan energi, bangsa itu akan sangat kuat. Bangsa itu tidak bisa diganggu oleh bangsa lain, dan akan survive dalam keadaan apa pun," ucap Prabowo penuh keyakinan.

Presiden Prabowo memberikan apresiasi terhadap Kementerian ESDM, SKK Migas, serta PT Medco Energi Internasional Tbk dan anak perusahaannya Medco E&P, atas kolaborasi sukses dalam menyelesaikan proyek lapangan minyak ini.

Yang membanggakan, proyek ini disebut sebagai lifting minyak perdana di era kabinet Prabowo-Gibran dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mendekati 100 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X