“Kesempatan Josua tampil di kejuaraan dunia ini sangat penting untuk menambah jam terbang, mengasah mental, dan meraih prestasi,” kata Ketua Pertina Sulsel, Harpen Reza Ali.
Josua sebelumnya juga tampil di kejuaraan tinju internasional di Tashkent, Uzbekistan tahun 2023, menjadikannya salah satu petinju muda paling berpengalaman di kelasnya.
Pertina Buktikan Konsistensi dan Siap Hadir di Level Dunia
Keikutsertaan empat petinju Indonesia ini menjadi sinyal kuat bahwa Pertina tetap hadir dan aktif dalam dunia olahraga nasional dan internasional, meskipun ada dinamika organisasi lain seperti Perbati.
“Para atlet saat ini sudah mulai latihan terpusat di Bulungan, Jakarta Selatan, dengan program yang diselaraskan oleh PP Pertina,” ujar Verry.
Pertina berharap, kehadiran tim Indonesia di Thailand Open 2025 dapat mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi, sekaligus mempertegas posisi Indonesia di peta tinju dunia.