• Minggu, 18 Oktober 2026

BMKG: Puncak Musim Kemarau 2025 Diprediksi Terjadi pada Agustus, Waspadai Wilayah Rawan Kekeringan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 8 Juni 2025 | 09:43 WIB
BMKG: Puncak Musim Kemarau 2025 Diprediksi Terjadi pada Agustus, Waspadai Wilayah Rawan Kekeringan
BMKG: Puncak Musim Kemarau 2025 Diprediksi Terjadi pada Agustus, Waspadai Wilayah Rawan Kekeringan

• Sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi

• Bali dan Nusa Tenggara

• Sebagian Maluku dan Maluku Utara

• Sebagian wilayah Papua

Wilayah Sudah Masuk Kemarau

Sebanyak 403 ZOM (57%) telah mengalami awal musim kemarau sejak April hingga Juni 2025.

Durasi dan Intensitas Musim Kemarau

BMKG mencatat bahwa sebagian besar wilayah akan mengalami musim kemarau dengan intensitas normal, tidak lebih kering atau basah dari biasanya.

• Di Sumatera dan Kalimantan, kemarau diprediksi pendek, hanya berlangsung sekitar dua bulan (enam dasarian).

• Di Sulawesi, durasinya bisa lebih panjang, mencapai lebih dari 24 dasarian.

Namun demikian, secara umum, musim kemarau tahun ini akan lebih pendek dari normal di 298 ZOM (43%) wilayah Indonesia.

Imbauan BMKG:

Masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan kekeringan seperti Jawa, Nusa Tenggara, dan sebagian Kalimantan dan Sulawesi, diimbau untuk:

• Menghemat penggunaan air

• Mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X