• Minggu, 18 Oktober 2026

Sri Mulyani Lantik Pejabat Baru di DJP dan Bea Cukai, Targetkan Penerimaan Negara Naik

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 16 Juni 2025 | 07:46 WIB
Sri Mulyani Lantik Pejabat Baru di DJP dan Bea Cukai, Targetkan Penerimaan Negara Naik
Sri Mulyani Lantik Pejabat Baru di DJP dan Bea Cukai, Targetkan Penerimaan Negara Naik

MAHATVA.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merombak jajaran pimpinan tinggi pratama di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam pelantikan yang digelar Jumat, 13 Juni 2025, Sri Mulyani menegaskan tugas pertama para pejabat baru adalah mengoptimalkan penerimaan negara seiring terus meningkatnya beban belanja pemerintah.

“Anda semua diharapkan, pertama dan utama, mencapai penerimaan negara yang memadai, karena kebutuhan negara tidak pernah turun,” tegas Sri Mulyani.


Susunan Pejabat Baru Direktorat Jenderal Pajak

Beberapa nama baru menempati posisi strategis—mulai dari kantor pusat hingga kantor wilayah:

JabatanPejabat Baru
Sekretaris DJPSigit Danang Joyo
Direktur Peraturan Perpajakan IIHeri Kuswanto
Direktur Pemeriksaan & PenagihanArif Yanuar
Direktur Keberatan & BandingEtty Rachmiyanthi
Direktur P2HumasRosmauli
Direktur KITSDABelis Siswanto
Direktur Intelijen PajakNeilmaldrin Noor
Kepala Kanwil DJP Bengkulu & LampungRetno Sri Sulistyani
Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan IIDwi Astuti
Kepala Kanwil DJP BantenAim Nursalim Saleh
…(daftar lengkap tersaji di keterangan resmi Kemenkeu)

Perombakan ini berlangsung hanya beberapa minggu setelah Bimo Wijayanto diangkat sebagai Direktur Jenderal Pajak menggantikan Suryo Utomo.


Susunan Pejabat Baru Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

JabatanPejabat Baru
Direktur Audit Kepabeanan & CukaiNugroho Wahyu Widodo
Kepala Kanwil DJBC AcehBier Budi Kismulyanto
Kepala Kanwil DJBC BantenAmbang Priyonggo
Kepala Kanwil DJBC JakartaAkhmad Rofiq
KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung PriokSodikin
…(daftar lengkap di situs Bea Cukai)

Posisi‐posisi ini akan mendukung Dirjen Bea Cukai baru, Djaka Budi Utama, dalam memperkuat pengawasan kepabeanan dan memaksimalkan penerimaan bea masuk serta cukai.


Fokus 2025: Optimalisasi Penerimaan & Reformasi Birokrasi

  • Target penerimaan pajak 2025 lebih tinggi dibanding 2024; DJP diminta mengejar kepatuhan sukarela dan penegakan berbasis risiko.

  • Bea Cukai diminta memperketat pengawasan impor ilegal dan meningkatkan pelayanan digital untuk mempercepat arus barang.

  • Reformasi SDM: Sri Mulyani menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme, termasuk rotasi rutin pejabat strategis untuk mencegah praktik koruptif.

Dengan struktur baru ini, Kemenkeu berharap penerimaan negara—baik dari pajak maupun bea & cukai—dapat menopang program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto di tahun anggaran 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X