• Senin, 19 Oktober 2026

Dedi Mulyadi Ajak Mahasiswa Bangun Peradaban Lewat Kepemimpinan Bernilai

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 26 Juni 2025 | 12:25 WIB
Dedi Mulyadi Ajak Mahasiswa Bangun Peradaban Lewat Kepemimpinan Bernilai
Dedi Mulyadi Ajak Mahasiswa Bangun Peradaban Lewat Kepemimpinan Bernilai

MAHATVA.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadi pembicara utama dalam seminar nasional bertajuk Catalyst 2025: National Seminar for Change and Progress yang digelar Universitas Pakuan (UNPAK), Kota Bogor.

Mengangkat tema “Value-Based Leadership: The Foundation of Economic Progress and National Future”, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menyatukan sumber daya alam dan manusia untuk mewujudkan kebahagiaan sejati—yakni manusia Indonesia seutuhnya, sebagaimana termaktub dalam konstitusi.

“Jangan melukis di atas air, tapi ukirlah di atas batu. Jadikan ketekunan, cibiran, dan energi sebagai bahan bakar untuk membentuk kerangka sistemik yang mampu membimbing peradaban,” ujarnya di Ballroom Graha Pakuan Siliwangi, Selasa (24/6/2025).

Menurut Dedi, salah satu tantangan terbesar dalam kepemimpinan hari ini adalah inkonsistensi arah dan tujuan.

Ia menyoroti bagaimana para pemimpin sering kali gagal membentuk sistem berpikir yang terstruktur dan tujuan bersama.

Dedi juga mengingatkan agar para pemuda tidak melulu mengadopsi ideologi dan filsafat dari luar.

“Indonesia memiliki filosofi luhur sendiri yang harus dijaga. Ketika manusia tercerabut dari peradabannya dan alamnya, maka ia kehilangan kebahagiaan,” katanya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Gubernur hadir di tengah jadwal yang padat.

Ia menilai pemikiran Dedi Mulyadi sebagai inspirasi penting bagi mahasiswa.

“Keynote yang disampaikan sangat relevan. Ini bisa menjadi bekal mahasiswa dalam membentuk karakter dan kesiapan menghadapi masa depan,” ujar Dedie.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X