• Senin, 19 Oktober 2026

Menata Jakarta Menuju Kota Global di Usia Lima Abad

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 19:00 WIB
Menata Jakarta Menuju Kota Global di Usia Lima Abad
Menata Jakarta Menuju Kota Global di Usia Lima Abad

MAHATVA.ID – Jakarta

Memasuki usia ke-498 tahun, Jakarta masih menyimpan daya tarik luar biasa sekaligus tantangan multidimensi. Sebagai warga yang telah tinggal hampir dua dekade di ibu kota, saya menyaksikan langsung denyut transformasi kota ini: dari persoalan klasik seperti banjir dan kemacetan, hingga isu yang semakin kompleks seperti polusi, urbanisasi berlebih, krisis air bersih, dan penurunan muka tanah.

Namun di balik tantangan, saya melihat optimisme. Dengan struktur anggaran yang mencapai Rp91,34 triliun untuk tahun 2025—terbesar di Indonesia—serta dukungan sumber daya manusia yang unggul, Jakarta punya bekal kuat untuk menjelma sebagai kota global, asal arah pembangunan konsisten dan masyarakat ikut berperan aktif sebagai bagian dari solusi.

Mobilitas Cerdas dan Transportasi Inklusif

Sektor transportasi menjadi wajah paling terlihat dari transformasi Jakarta. Saya sendiri adalah contoh warga yang beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik seperti MRT, TransJakarta, hingga LRT Jabodebek. Kebijakan ganjil-genap pun mendorong adaptasi positif dari masyarakat.

Yang patut diapresiasi adalah langkah Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang mulai merancang penerapan Demand Responsive Transport (DRT), yakni layanan transportasi publik berbasis permintaan. Ini menunjukkan kesiapan menuju mobilitas cerdas berbasis teknologi (smart mobility).

Namun, semua upaya ini tidak akan berhasil jika tidak dibarengi budaya tertib dan pengawasan ketat. Perubahan tidak cukup dari atas, tapi juga harus datang dari masyarakat.

UMKM dan Pemerataan Ekonomi

Sebagai pelaku usaha dan anggota HIPMI, saya menilai potensi Jakarta tidak sebatas pusat perdagangan, tapi juga kota kreatif dan kewirausahaan. Sayangnya, banyak UMKM hanya menjadi "etalase" saat event-event tertentu tanpa pendampingan jangka panjang.

Yang kami harapkan adalah kebijakan yang konkret: bantuan sertifikasi, inkubasi produk, logistik, hingga digitalisasi. Jika ini konsisten, produk lokal Jakarta bisa bersaing di pasar Asia bahkan global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X