• Senin, 19 Oktober 2026

Bupati Bogor Dukung Pelestarian Hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak: Siap Jadi Pionir Ketahanan Ekologis

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 10 Juli 2025 | 06:16 WIB
Bupati Bogor Dukung Pelestarian Hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak: Siap Jadi Pionir Ketahanan Ekologis
Bupati Bogor Dukung Pelestarian Hutan Gunung Sanggabuana dan Puncak: Siap Jadi Pionir Ketahanan Ekologis

BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelestarian kawasan hutan strategis di Gunung Sanggabuana dan wilayah Puncak, yang dikenal sebagai hulu ekologis penting dan habitat satwa langka seperti macan tutul Jawa (Panthera pardus melas).

Hal ini disampaikan Rudy saat menerima audiensi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, di Ruang Sukarno–Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Rabu (9/7/2025). Turut hadir Sekretaris Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Pelestarian hutan bukan sekadar soal anggaran, tapi bagian dari visi besar pembangunan berkelanjutan. Kami ingin meninggalkan legasi berupa warisan hutan lestari untuk generasi mendatang,” ujar Rudy.

Gunung Sanggabuana: Hulu Strategis dan Habitat Satwa Langka

Gunung Sanggabuana merupakan kawasan pegunungan yang membentang di Kabupaten Bogor, Karawang, Purwakarta, dan Cianjur. Gunung ini berperan vital sebagai penyangga sistem hidrologi bagi wilayah padat penduduk seperti Jabodetabek. Selain itu, kawasan ini memiliki nilai ekologis tinggi karena menjadi habitat berbagai satwa liar, termasuk macan tutul Jawa.

Rudy menyatakan, wilayah Gunung Sanggabuana yang masuk Kabupaten Bogor berada di Kecamatan Jonggol dan sekitarnya. Pemkab Bogor menyatakan siap berkolaborasi dalam pengelolaan dan restorasi kawasan, termasuk mendukung perubahan status menjadi kawasan konservasi atau hutan lindung permanen.

Pemulihan Ekologis di Wilayah Puncak

Tak hanya Sanggabuana, Rudy juga menyoroti pentingnya pemulihan kawasan hutan di wilayah Puncak, meski diakuinya terdapat tantangan terkait status kepemilikan lahan. Namun, Pemkab Bogor siap jika terdapat lahan yang bisa dipulihkan fungsinya sebagai hutan.

“Bukan untuk ekonomi, tapi untuk ekologi. Kabupaten Bogor siap menjadi pionir pelestarian hutan di Jawa Barat,” tegas Rudy.

Dukungan Dinas Kehutanan Jabar

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar, Dodit Ardian Pancapana, menyatakan pihaknya tengah memproses usulan perubahan status kawasan Gunung Sanggabuana menjadi kawasan konservasi.

“Kami sangat terkejut sekaligus termotivasi saat mendapati masih ada jejak macan tutul Jawa. Ini menandakan pentingnya upaya pelestarian kawasan ini,” kata Dodit.

Menurutnya, status kawasan saat ini masih campuran antara hutan produksi, hutan lindung, dan sebagian dikelola oleh KLHK. Untuk itu, pihaknya memohon dukungan teknis dan administratif dari Pemkab Bogor dalam tim terpadu yang akan dibentuk oleh kementerian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X