• Selasa, 20 Oktober 2026

Desa Atubul Da Buka Semarak HUT RI ke-80: Meriah, Inklusif, dan Sarat Semangat Kebangsaan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 23:59 WIB
Desa Atubul Da Buka Semarak HUT RI ke-80: Meriah, Inklusif, dan Sarat Semangat Kebangsaan
Desa Atubul Da Buka Semarak HUT RI ke-80: Meriah, Inklusif, dan Sarat Semangat Kebangsaan

SAUMLAKI, MAHATVA.ID -Pemerintah Desa Atubul Da, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, resmi membuka rangkaian kegiatan perlombaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (3/8/2025), yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Atubul Da.

Pembukaan acara dipimpin langsung oleh Kepala Desa Atubul Da, Seferyanus Samponu, dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta peserta dari masing-masing Rukun Tetangga (RT). Tahun ini, kegiatan Agustusan dirancang lebih inklusif, meriah, dan penuh semangat persatuan.

“Kita ingin HUT ke-80 ini menjadi momentum memperkuat nilai perjuangan dan kebersamaan. Semua kelompok usia kita libatkan agar semangat nasionalisme tumbuh di semua lapisan masyarakat,” ujar Seferyanus Samponu dalam sambutannya.

Beragam kegiatan telah dijadwalkan, di antaranya:

Turnamen bola voli antar RT

Lomba tradisional anak-anak dan dewasa

Perlombaan khusus lansia

Jalan santai

Lomba edukatif dan rekreatif lainnya

Semua kegiatan dilaksanakan dengan prinsip partisipatif, tanpa diskriminasi, serta menjunjung tinggi gotong royong dan solidaritas warga desa.

Kepala Desa menekankan bahwa semangat Agustusan ini juga dimanfaatkan untuk membangkitkan kolektivitas sosial dan kebanggaan sebagai bangsa merdeka, serta mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga. “Ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang aktualisasi masyarakat dalam semangat sehat dan harmonis,” tambahnya.

Pemerintah Desa Atubul Da juga memastikan seluruh proses kegiatan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari kepentingan politik praktis, dengan dukungan penuh dari lintas elemen masyarakat, baik dari sisi teknis, keamanan, hingga kebersihan lingkungan.

Menjelang peringatan 17 Agustus, warga pun secara swadaya melakukan penghiasan lingkungan seperti pemasangan bendera Merah Putih, pengecatan fasilitas umum, dan kerja bakti membersihkan area publik—cerminan nyata dari partisipasi dan semangat nasionalisme warga desa.

Hadiah lomba yang diberikan bersifat simbolis sebagai bentuk apresiasi partisipasi, bukan sebagai tujuan utama, melainkan pemantik semangat juang, sportivitas, dan kebersamaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X