Reforma Agraria, menurutnya, harus mampu membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wamen ATR/BPN juga memperkenalkan inovasi layanan pertanahan digital melalui situs Bhumi ATRBPN.
“Silakan buka situs Bhumi ATRBPN, bisa langsung lihat bidang tanah orang tua Adik-adik sekalian,” katanya sambil menekankan pentingnya transparansi dan literasi pertanahan di kalangan mahasiswa.
Kuliah Umum tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali, I Made Daging, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di Bali. Wamen Ossy turut didampingi oleh Wida Ossy Dermawan, selaku Wakil Pembina Ikawati ATR/BPN.
Turut hadir pula Ketua Yayasan Mahendradatta, I Gusti Ngurah Wira, dan Rektor Universitas Mahendradatta, Ni Ketut Wiratny. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi penting bagi generasi muda dalam memahami peran strategis Reforma Agraria untuk masa depan agraria Indonesia.