• Kamis, 22 Oktober 2026

Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor Disoroti Yusfitriadi: Dinilai Stagnan dan Dipaksakan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 2 September 2025 | 23:24 WIB
Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor Disoroti Yusfitriadi: Dinilai Stagnan dan Dipaksakan
Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor Disoroti Yusfitriadi: Dinilai Stagnan dan Dipaksakan

BOGOR, MAHATVA.ID – Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor mendapat sorotan tajam dari Yusfitriadi, selaku Founder Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (Vinus). Menurutnya, koperasi yang digagas pemerintah tersebut justru tidak berjalan maksimal alias stagnan.

Yusfitriadi menilai, koperasi seharusnya lahir dari kesadaran akar rumput (grassroot), bukan karena paksaan dari pemerintah atau aparatur desa.

“Tapi yang terjadi di Koperasi Merah Putih justru dipaksa. Aparatur desa didorong menggelar rapat untuk membentuk koperasi, dan pola seperti itu jelas sudah salah,” tegasnya.

Koperasi Harus Transparan dan Berbasis Publik

Ia menegaskan, secara konsepsi koperasi adalah tulang punggung perekonomian rakyat. Bahkan, menurutnya sejarah berdirinya republik ini juga tidak lepas dari peran koperasi, sebagaimana banyak negara yang kuat karena membangun ekonomi berbasis koperasi.

Namun, ia mengingatkan pentingnya proses yang transparan dan akuntabel sejak awal pembentukan.

“Kalau awalnya saja sudah salah, maka jalannya pun akan salah ke depannya,” ujar Yusfitriadi.

Selain itu, faktor sumber daya manusia (SDM) juga sangat menentukan. Tanpa penguatan SDM, koperasi hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata bagi masyarakat desa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X