• Kamis, 22 Oktober 2026

Presiden Prabowo Lantik Menteri Baru, Posisi Menko Polkam dan Menpora Masih Kosong

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 9 September 2025 | 15:33 WIB
Presiden Prabowo Lantik Menteri Baru, Posisi Menko Polkam dan Menpora Masih Kosong
Presiden Prabowo Lantik Menteri Baru, Posisi Menko Polkam dan Menpora Masih Kosong

Jakarta, MAHATVA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Namun, dalam kesempatan tersebut juga diumumkan bahwa Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), serta Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), telah menyelesaikan masa tugasnya. Hingga kini, kedua jabatan tersebut belum diisi secara definitif.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, untuk sementara posisi Menko Polkam akan dijabat oleh pejabat ad interim yang akan ditunjuk langsung oleh Presiden.

“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan. Sehingga akan ditunjuk pejabat ad interim,” ujar Prasetyo usai pelantikan.

Ia menambahkan bahwa pengumuman resmi mengenai pejabat ad interim Menko Polkam akan disampaikan setelah penetapan ditandatangani.

Sementara itu, terkait jabatan Menpora, Mensesneg menyebutkan bahwa pengganti Dito Ariotedjo sebenarnya sudah diputuskan, namun belum bisa hadir dalam prosesi pelantikan karena sedang berada di luar kota.

“Jadi, pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan sedang di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan sore ini. Akan dijadwalkan kembali pada prosesi pelantikan berikutnya,” jelasnya.

Mensesneg menegaskan bahwa perubahan formasi dalam Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Keputusan tersebut, lanjutnya, diambil setelah melalui proses evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kabinet.

Dengan pelantikan ini, Prabowo menegaskan komitmennya dalam melakukan penataan ulang kabinet guna memperkuat kinerja pemerintahan hingga tahun 2029, meski masih ada dua kursi strategis yang menunggu pengisian definitif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X