• Kamis, 22 Oktober 2026

Haornas 2025: Olahraga Satukan Bangsa, Kemenpora Tegaskan Bukan Hanya Soal Medali

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 10 September 2025 | 13:42 WIB
Haornas 2025: Olahraga Satukan Bangsa, Kemenpora Tegaskan Bukan Hanya Soal Medali
Haornas 2025: Olahraga Satukan Bangsa, Kemenpora Tegaskan Bukan Hanya Soal Medali

Jakarta, MAHATVA.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal medali, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan bangsa. Pesan ini ditegaskan dalam Puncak Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 Tahun 2025 yang digelar di GOR POPKI, Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC), Jakarta Timur, Selasa (9/9/2025).

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa tema besar Haornas 2025, “Olahraga Satukan Bangsa”, memiliki filosofi mendalam.

“Tema ini bukan sekadar kalimat indah, tetapi falsafah. Bung Karno berkata, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Hari ini kita tegaskan, bangsa besar adalah bangsa yang menghargai kesehatan rakyatnya dan menjadikan olahraga sebagai jalan persatuan,” ujarnya.

Olahraga Jadi Perekat Persatuan

Sri Wahyuni menekankan bahwa olahraga mampu melampaui sekat perbedaan. Saat tim nasional berlaga, rakyat Indonesia bersatu tanpa memandang suku, agama, atau golongan.

“Olahraga menjahit keberagaman menjadi kain persatuan. Setiap kemenangan lahir ketika kita bersatu, saling percaya, dan bergerak bersama,” katanya.

Ia juga mengutip pesan Bung Karno bahwa olahraga adalah alat revolusi, baik fisik maupun mental bangsa. “Olahraga menyatukan Indonesia, menginspirasi generasi, dan mengubah masa depan. Raga sehat melahirkan pikiran jernih, begitu pula bangsa,” tambahnya.

Haornas sebagai Investasi Bangsa

Menurut Sri, Haornas harus dipahami sebagai investasi besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan hanya kesehatan, tetapi juga persatuan,” tegasnya.

Acara diikuti sekitar 2.500 peserta dengan pembukaan atraksi pencak silat oleh IPSI. Turut hadir Wakil Menpora Taufik Hidayat, mantan Menpora Zainudin Amali, pejabat Kemenpora, serta stakeholder olahraga dari KONI, NOC, NPC, Kormi, SOIna, hingga para atlet dan pelatih.

Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat

Sri Wahyuni menambahkan bahwa momentum Haornas tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, melainkan dorongan agar olahraga menjadi bagian gaya hidup sehari-hari di sekolah, kampus, komunitas, hingga lingkungan kerja.

Dengan tema “Olahraga Satukan Bangsa”, Haornas ke-42 menegaskan bahwa olahraga bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga strategi membangun SDM sehat, produktif, dan berdaya saing global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X