• Kamis, 22 Oktober 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Gizi, Kesehatan, dan Karakter untuk Indonesia Emas 2045

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 11 September 2025 | 14:17 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Gizi, Kesehatan, dan Karakter untuk Indonesia Emas 2045
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Gizi, Kesehatan, dan Karakter untuk Indonesia Emas 2045

Cilacap, MAHATVA.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya gizi, kesehatan, dan pembentukan karakter dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Pesan itu ia sampaikan saat meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Cilacap dan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMPN 5 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Program Prioritas Presiden Hadir Nyata di Sekolah

Kunjungan ini menjadi bukti nyata implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan dan kesehatan. MBG dan CKG di sekolah tidak hanya simbol keberpihakan negara, tetapi juga langkah konkret memastikan anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap belajar optimal.

“Indonesia bisa menjadi negara hebat kalau memiliki generasi yang hebat. Generasi yang cerdas, kuat secara emosional, spiritual, dan moral. Karena itu, bercita-citalah setinggi mungkin, jangan takut bermimpi besar,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan ribuan siswa SMAN 2 Cilacap.

Fondasi Karakter: Kebiasaan Sehari-hari

Mendikdasmen juga mengingatkan pentingnya membiasakan hal-hal sederhana seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, menjaga pola makan sehat, hingga gemar membaca. Menurutnya, kebiasaan kecil itulah yang akan menjadi fondasi kuat untuk meraih cita-cita.

MBG Jadi Instrumen Pemerataan Gizi dan Pengurangan Kesenjangan

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa perhatian pemerintah pada gizi anak akan menentukan kualitas bangsa di masa depan.

“Kekuatan sebuah bangsa ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi warganya. Dengan MBG, anak-anak bisa belajar lebih sehat, lebih fokus, dan tumbuh dengan gizi merata tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi keluarga,” jelasnya.

Ia menambahkan, program MBG bukan sekadar pemenuhan nutrisi, tetapi juga instrumen untuk mengurangi kesenjangan sosial di sekolah.

Dukungan Daerah, Guru, dan Siswa

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Satrio, menilai kunjungan Mendikdasmen memberi energi baru.

“Motivasi yang beliau sampaikan menjadi panutan bagi anak-anak dan guru untuk terus semangat belajar dan mengajar. MBG terbukti memberi dampak nyata, anak-anak lebih bersemangat belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMAN 2 Cilacap, Masripah, yang menilai program MBG juga meringankan beban orang tua.

“Program ini membentuk disiplin, tanggung jawab, sekaligus memastikan semua anak mendapat hak gizi yang sama,” katanya.

Seorang siswi kelas XII SMAN 2 Cilacap, Jasmine Mailes, merasa bangga bisa bertemu langsung dengan Mendikdasmen.

“Program MBG sangat membantu, terutama bagi teman-teman yang ekonominya terbatas. Kami bisa mendapatkan makanan sehat dan bergizi di sekolah. Semoga program ini terus berlanjut,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X