• Kamis, 22 Oktober 2026

Bupati Bogor Instruksikan ASN Hidup Sederhana, Tolak Flexing, dan Jaga Kondusifitas Wilayah

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 12 September 2025 | 14:34 WIB
Bupati Bogor Instruksikan ASN Hidup Sederhana, Tolak Flexing, dan Jaga Kondusifitas Wilayah
Bupati Bogor Instruksikan ASN Hidup Sederhana, Tolak Flexing, dan Jaga Kondusifitas Wilayah

Bogor, MAHATVA.ID – Dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah dan meningkatkan citra aparatur negara di tengah masyarakat, Bupati Bogor menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menerapkan pola hidup sederhana, bersahaja, dan hemat.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/490-BKPSDM tentang Peran Serta ASN dalam Upaya Menjaga Kondusifitas Wilayah Kabupaten Bogor.

ASN Diminta Hindari Flexing

Salah satu poin penting surat edaran itu menekankan agar ASN menghindari perilaku flexing atau mempertontonkan gaya hidup mewah, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.

Selain soal gaya hidup, edaran ini juga mengajak ASN dan keluarganya aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menjalankan 10 poin pedoman sikap, di antaranya:

  • Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara.

  • Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan sikap toleran, gotong royong, dan sinergi antar masyarakat.

  • Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi/golongan serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan dan kerugian negara.

  • Melaksanakan kebijakan pemerintah yang sah dan berwenang.

  • Menjunjung integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kedinasan.

  • Menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan tindakan, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat.

  • Menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, dan hoaks yang meresahkan masyarakat.

  • Memberikan pelayanan publik humanis, ramah, dan beretika tinggi.

  • Menumbuhkan gaya hidup sederhana, termasuk menunda perjalanan ke luar negeri sebagai bentuk empati sosial.

  • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta aktif dalam kegiatan keagamaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X