• Jumat, 23 Oktober 2026

Sekda Bogor Pimpin Rapat Penguatan Data dan Forum PKP: Wujudkan Permukiman Terpadu dan Berkelanjutan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 02:09 WIB
Sekda Bogor Pimpin Rapat Penguatan Data dan Forum PKP: Wujudkan Permukiman Terpadu dan Berkelanjutan
Sekda Bogor Pimpin Rapat Penguatan Data dan Forum PKP: Wujudkan Permukiman Terpadu dan Berkelanjutan

Bogor, MAHATVA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memimpin Rapat Penguatan Basis Data Kelompok Kerja Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PPKP) sekaligus persiapan pembentukan Forum PKP. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Harris Cibinong City Mall, Kamis (9/10/2025).

Dalam arahannya, Ajat menegaskan bahwa rapat ini merupakan langkah awal untuk menyatukan visi, misi, dan program antar perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola perumahan dan kawasan permukiman yang terintegrasi di Kabupaten Bogor.

“Ini adalah forum ad hoc yang mencoba menyamakan visi dan program di antara dinas-dinas, baik di dalam maupun di luar urusan perumahan. Sebab, pembangunan perumahan bukan hanya tanggung jawab Dinas Perumahan saja, tapi juga melibatkan banyak aspek seperti pertanahan, bangunan, kreativitas, edukasi, dan sebagainya,” jelas Ajat.

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan

Sekda menekankan pentingnya data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan perumahan di Kabupaten Bogor.

“Perencanaan yang baik berawal dari data yang baik. Kalau datanya salah, maka hasilnya pun tidak akan tepat. Karena itu, semua pihak harus duduk bersama menyatukan data dan persepsi,” ujarnya.

Ajat juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Bogor, terutama dalam penyediaan kawasan perumahan yang layak dan berkelanjutan di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk serta meningkatnya kebutuhan ruang.

“Kami sedang memetakan dua kawasan perumahan di 13 wilayah untuk melihat efektivitas dan efisiensinya. Hal ini penting agar pembangunan perumahan tidak menimbulkan persoalan baru seperti banjir, kriminalitas, atau ketimpangan sosial,” ungkapnya.

Dorong Kolaborasi Multisektoral

Lebih lanjut, Ajat mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan kawasan permukiman yang ideal dan berkelanjutan.

“Perumahan yang tidak direncanakan dengan baik akan menjadi beban di masa depan. Karena itu, kita harus berpikir kreatif dan saling berkolaborasi. Saya minta agar diambil satu lokasi contoh yang bisa dijadikan proyek bersama lintas sektor sebagai model kawasan ideal,” tegasnya.

Perluasan Akses Air Bersih dan Sanitasi

Terkait penyediaan air bersih dan sanitasi, Ajat menyampaikan bahwa Pemkab Bogor tengah menyiapkan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) untuk memperluas cakupan layanan, terutama di wilayah timur yang masih minim pelayanan.

“Perumda Tirta Kahuripan terus kita dorong agar bisa meningkatkan jangkauan layanan. Kita juga membuka peluang kerja sama dengan investor dalam penyediaan air bersih karena ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi,” pungkasnya.

Melalui penguatan basis data dan pembentukan Forum PKP, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penataan perumahan dan kawasan permukiman dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Kabupaten Bogor Maju, Sejahtera, dan Berkeadaban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X