Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Irpan Maulana dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Kepala Desa Tarikolot H. Kurniawan, unsur terkait, dan masyarakat setempat.
Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Bogor Apresiasi Laksa Pak Inin Cihideung, Kuliner Tradisional yang Bertahan Sejak 1965
“Pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang menghadirkan bangunan fisik, tetapi bagaimana fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap jembatan penghubung Desa Tarikolot dan Desa Karang Asem Timur ini dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses antardesa, serta mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat di sekitarnya,” ujar Rudy.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas pekerja dan kegiatan usaha di kawasan industri Branta Mulia.
Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Bogor Gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak untuk Lestarikan Budaya Sunda
Jembatan penghubung tersebut memiliki peran dalam mempermudah akses transportasi antara Desa Tarikolot dan Desa Karang Asem Timur. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, menempuh pendidikan, hingga melakukan kegiatan sosial dan ekonomi dengan lebih mudah.
Selain mendukung mobilitas warga, keberadaan jembatan ini diharapkan memperlancar pergerakan pekerja serta aktivitas usaha di kawasan industri Branta Mulia. Konektivitas yang semakin baik juga diharapkan memperkuat hubungan sosial dan ekonomi antara kedua desa.
“Kami menyambut baik peresmian jembatan penghubung ini. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga Desa Tarikolot dan Desa Karang Asem Timur, serta mendukung aktivitas perekonomian di kawasan industri Branta Mulia,” ungkap Kurniawan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar tetap berfungsi dengan baik serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Pemkab Bogor Bina 256 Pengelola Kepegawaian, Perkuat Disiplin ASN
Peresmian jembatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas wilayah, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan tersebut.
Dengan diresmikannya jembatan penghubung Desa Tarikolot dan Desa Karang Asem Timur, masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan akses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas publik secara bersama-sama menjadi bagian penting agar manfaat infrastruktur tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pemkab Bogor Dukung Nusantara Sky One Series, Buka Peluang Piala Bupati
Cegah Korupsi dari Tingkat Desa, Pemkab Bogor Perkuat Edukasi Integritas di Caringin
Pemkab Bogor Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak