berita

FFKB 2026 Digelar 20 September, 12 Nominasi Siap Dianugerahkan

Kamis, 17 September 2026 | 13:05 WIB
FFKB 2026 Digelar 20 September, 12 Nominasi Siap Dianugerahkan

BOGOR, MAHATVA.ID – Setelah sempat mengalami penundaan, Penganugerahan Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2026 dipastikan akan digelar pada Minggu, 20 September 2026.

Acara puncak festival yang memasuki tahun kedua tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026. Namun, pelaksanaannya ditunda karena persiapan yang belum maksimal.

Ketua Panitia FFKB 2026, saat ditemui di kediamannya, membenarkan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait pembiayaan.

Meski demikian, panitia tetap berupaya menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan hingga tahap penganugerahan.

Menurut Ketua Panitia, salah satu kendala yang dihadapi bermula dari perubahan dukungan dana pokok-pokok pikiran (Pokir) yang sebelumnya direncanakan untuk membiayai FFKB. Dana tersebut, menurut keterangan panitia, dialihkan atau dicabut oleh pemilik Pokir, Egi Gunadhi Wibhawa.

Kondisi itu membuat panitia harus mencari jalan keluar untuk menutup kebutuhan biaya kegiatan yang telah berjalan.

Sementara itu, proses produksi film dari para peserta di berbagai kecamatan sudah memasuki tahap syuting.

“Peserta lomba dari setiap kecamatan sudah terlanjur masuk tahap syuting. Tidak mungkin kami hentikan. Kami harus tetap berjuang sampai tuntas,” ujar Ketua Panitia.

Panitia menyebut dukungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor serta Sekretaris Daerah turut membantu FFKB 2026 tetap berjalan hingga tahap penjurian.

Kendala pembiayaan kembali muncul ketika panitia mempersiapkan acara penganugerahan. Untuk mengatasi hal tersebut, panitia mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui fasilitasi Komunitas Cinta Film Indonesia.

Permohonan tersebut kemudian dikomunikasikan oleh Neno Warisman, salah satu dewan juri FFKB 2026.

Neno, menurut keterangan panitia, merasa terpanggil untuk membantu setelah melihat keseriusan para sineas Kabupaten Bogor dalam menghasilkan karya film.

Ia mengapresiasi semangat para peserta yang tetap berproses di tengah berbagai kendala penyelenggaraan.

“Juara bukanlah tujuan utama. Karena sejatinya, semua peserta sudah menjadi juara karena telah berjuang memajukan perfilman Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Halaman:

Terkini